Breaking News:

Di Bulan Juni Ini Lebih 50 Jenazah Korban Covid-19 Dimakamkan di Cikadut, Rabu Catat Rekor Sehari 22

Rabu kemarin 22 jenazah korban Covid-19 dimakamkan di TPU Cikadut, Kota Bandung.

Istimewa
Petugas pengangkut jenazah korban Covid-19 menyalatkan jenazah sebelum dimakamkan di TPU Cikadut, Kota Bandung, Rabu (12/5/2021) malam. 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jumlah jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan di TPU Cikadut kian melonjak setiap harinya, seiring meningkatnya kasus aktif positif covid-19 di Kota Bandung.

Koordinator pemikul jenazah di TPU Cikadut, Fajar Ilfana mengaku, sejak pagi tadi hingga siang hari, Kamis (10/6/2021) pihaknya telah memakamkan sedikitnya enam jenazah pasien Covid-19.

Bahkan, pada Rabu (9/6/2021) total 22 jenazah yang telah ia dan rekan-rekannya pikul ke liang lahat.

"Trennya naik terus, sampai sore hari ini dari pagi kami sudah enam jenazah, bahkan Rabu kemarin 22 jenazah kami pikul dan kuburkan," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Kamis (10/6/2021).

Fajar mengatakan, dibandingkan dengan beberapa bulan sebelumnya, di bulan Juni ini, ia dan beberapa pemikul lainnya harus bekerja ekstra keras.

Pasalnya, jumlah jenazah yang mereka pikul paling sedikit 2-3 jenazah dan paling banyak atau rekor terjadi kemarin, yaitu mencapai 22 jenazah.

Di bulan Juni mereka sudah membantu pemakaman lebih dari 50 jenazah.

Sedangkan, bulan di bulan Mei jumlah terbanyak hanya mencapai 15 jenazah per hari atau total 153 jenazah. 

"Kalau di totalkan sejak diresmikannya TPU ini (Cikadut) jadi pemakaman khusus jenazah pasien Covid-19, semua ada 1.570 jenazah yang sudah dimakamkan," ucapnya kemarin siang.

Fajar menambahkan, jenazah yang dimakamkan di TPU Cikadut, tidak semuanya merupakan warga Kota Bandung.

Beberapa di antaranya terdapat warga dari luar Kota Bandung, seperti Kabupaten Bandung dan daerah lainnya.

"Jadi enggak semua yang dimakamkan adalah orang Bandung (Kota Bandung) tapi juga ada dari kabupaten (Kabupaten Bandung) atau dari daerah lain yang dilimpahkan ke sini oleh pihak keluarganya. Soalnya di daerah lain di Kabupaten Bandung, katanya diminta Rp 2 juta untuk memakamkannya, kalau di sini yang diwajibkan hanya membayar Perda sebesar Rp 475 ribu," ucapnya.

Meskipun jumlah jenazah mengalami peningkatan, namun Ia dan rekan-rekan pemikul jenazah pasien Covid-19 di TPU Cikadut masih sanggup dan belum berencana menambah jumlah personel lapangan. 

"Sampai sekarang Insya Allah, kita mah dilapangan masih siap. Malahan, karena kondisinya begini, kami sudah siapkan minimal sepuluh lubang setiap hari, kalau kurang ya tinggal gali lagi ngedadak," katanya.

Baca juga: Avanza Putih Bikin Heboh Bandung, Tabrak Lari, Dikejar dan Akhirnya Terbakar di Tol, Ini Kata Polisi

Penulis: Cipta Permana
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved