Breaking News:

Tangisan Warga Pecah, Desa Miliarder di Kuningan Kini Rata dengan Tanah, Rumah-rumah Dirobohkan

Warga mulai merobohkan rumah di desa miliarder. Mereka sebagian sudah pindah ke tempat yang baru.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Seorang warga menangis ketika harus pergi dari kampung halamannya di Desa Kawungsari, Kuningan. Kampung halaman mereka akan terendam oleh Waduk Kuningan. 

Apalagi mereka akan meninggalkan kampung kelahiran ini untuk selama-lamanya.

“Ya perasaan pasti suka duka. Tapi harus bagaimana lagi, di satu sisi harus taat terhadap pemerintah dan di satu sisi tentang tanah kelahiran dan kebanggaan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, warga sebuah desa di Kuningan ini mendadak jadi miliarder.

Hal itu setelah lahan dan bangunan rumah mereka kena gusuran alias dampak pembangunan mega proyek Waduk Kuningan.

Ada enam desa terdampak akibat pembangunan tersebut dan satu desa harus hijrah dan mencari lokasi baru berikut perangkat dan kantor desa.

Periswa ini terjadi di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum.

Saat ditemui, Kades Kawungsari, Kusto mengatakan kejadian di Tuban itu sama persis dengan yang terjadi di daerahnya.

"Di sana (Tuban), warganya mendapat ganti untung dari PT Pertamina dan di sini kami juga sama dapat ganti untung dari pembangunan Waduk Kuningan," ucapnya saat mengawali perbincangan dengan Tribuncirebon.com, Jumat (19/2/2021).

Dampak pembangunan Waduk Kuningan, kata dia, ganti untung menyisakan sekitar 3 persen lagi.

"Ketiga persen itu dari bidang tanah milik warga yang belum dapat ganti untung dan alasan itu dari administrasi serta menunggu keuangannya dari pemerintah juga," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved