Breaking News:

Kepala Distaru Kota Bandung Keluhkan Pengantar Jenazah dari RS Suka Nyelonong ke TPU Covid-19

Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Bandung, Bambang Suhari , membenarkan, terjadi peningkatan jumlah jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan

Tribun Jabar/ Mega Nugraha
Jasa pikul jenazah Covid di TPU Cikadut Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Bandung, Bambang Suhari , mengeluhkan soal pengantar jenazah dari rumah sakit.

Bambang Suhari mengatakan, selama ini, pengantar jenazah dari rumah sakit tidak pernah berkoordinasi dengan UPT TPU Cikadut jika mengantar jenazah yang meninggal, belum terkonfirmasi positif, namun penanganannya dengan protokol kesehatan Covid-19.

"Jadi gini, pengantar jenazah dari rumah sakit itu kadang langsung selonong tanpa koordinasi kepada pihak kita melalui UPT TPU Cikadut, langsung saja ambulans datang. Seharusnya, rumah sakit koordinasi dengan kita melalui UPT TPU Cikadut," ujar Bambang Suhari saat dihubungi pada Kamis (11/6/2021).

Ia berharap, agar jenazah non-Covid-19 atau hasil tes negatif Covid-19, tidak dibawa ke TPU Cikadut. Sebab tidak jarang, jenazah yang telah dimakamkan, kemudian hanya berselang beberapa hari, keluarga datang untuk memindahkan jenazah setelah hasil tes PCR negatif.

"Kalau yang memiliki penyakit jantung, diabetes atau lainnya yang bukan karena Covid-19 kemudian meninggal di rumah sakit, walau memakai standar protokol Covid-19, baiknya jangan di bawa ke TPU Cikadut," kata Bambang.

Baca juga: Aksi Bocah 9 Tahun Curi Ponsel di Rumah Makan Terekam CCTV, Mondar-mandir Awasi Keadaan

Menurutnya, tidak semua jenazah yang dimakamkan di pemakaman Covid-19 warga Kota Bandung. Pasalnya, pihak rumah sakit tempat pasien dirawat tidak berkoordinasi dengan pihak UPT TPU Cikadut.

Sehingga, tidak jarang pihak keluarga lah yang berkomunikasi dengan petugas UPT TPU Cikadut untuk dapat memakamkan anggota keluarganya.

"Bahwa jenazah yang bersangkutan benar-benar Covid-19 atau bukan, sehingga tahu-tahu ada pihak keluarga yang datang ke Distaru, meminta jenazah agar dipindahkan, karena almarhum/almarhumah berdasarkan PCR tesnya negatif," katanya. (Cipta Permana).

Sementara itu, dia membenarkan, terjadi peningkatan jumlah jenazah positif Covid-19 yang dimakamkan di TPU Cikadut.

Halaman
12
Penulis: Cipta Permana
Editor: Mega Nugraha
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved