Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Ciamis ZONA MERAH Lagi Gara-gara Penerapan Protokol Kesehatan Kendor, Tingkat Kematian Juga Tinggi

Kembalinya Ciamis ke zona merah, ternyata salah satu penyebabnya adalah masyarakat mulai abai dengan protokol kesehatan.

Editor: Ravianto
pemudik jalani swab antigen di Ciamis. Kembalinya Ciamis ke zona merah, ternyata salah satu penyebabnya adalah masyarakat mulai abai dengan protokol kesehatan. 

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Awal pekan ini Kabupaten Ciamis kembali masuk zona merah.

Dari 27 kabupaten/kota di Jabar, kini hanya Ciamis dan Bandung Barat yang masuk zona merah.

Kembalinya Ciamis ke zona merah, ternyata salah satu penyebabnya adalah masyarakat mulai abai dengan protokol kesehatan.

Penerapan 5 M, memakai  masker, mencuci tangan dengan sabun pakai air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan menjaga imunitas tubuh mulai kendor.

Pasca iburan panjang lebaran ini, kasus Covid-19 di Ciamis meningkat tajam.

Seperti yang diungkapkan   Kabid P2P Dinkes Ciamis, dr H Bayu Yudiawan MM pada rakor bersama penanggulangan Covid-19 di Aula Setda Ciamis, Rabu (9/6) akhir-akhir ini tingkat kedisiplinan masyarakat Ciamis terhadap prokes mengalami penurunan.

“Turun dari 80 persen menjadi 60 persen,” ujar dr H Bayu Yudiawan MM pada rakor yang dipimpin langsung Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya MM tersebut.

Sementara peningkatan kasus Covid-19 di Ciamis menurut dr Bayu sebenarnya masih peringkat ke-8 terbawah dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

“Masih ada 19 kabupaten/kota di Jabar yang peningkatan kasus Covid-nya lebih tinggi dari Ciamis,” katanya.

Tetapi tingkat kematian kasus Covid-19 di Ciamis pasca lebaran ini cukup tinggi. Nomor dua tertinggi di Jabar setelah Kota Tasikmalaya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved