Breaking News:

Persatuan Guru Madrasah Jabar Minta Kuota PPPK Untuk Guru Madrasah Ditambah

Ketua Dewan Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Jawa Barat (Jabar) menyebut peran pemerintah dalam memberikan porsi anggaran untuk kapasitas guru madrasah

Tribun Jabar / Nazmi Abdulrahman
Pelantikan Persatuan Guru Madrasah Jabar di Pusdai, Rabu (9/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Dewan Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Jawa Barat (Jabar) menyebut peran pemerintah dalam memberikan porsi anggaran untuk kapasitas guru madrasah di era digital masih timpang.

Hasbullah mengatakan, ketimpangan bisa dilihat dari porsi anggaran untuk madrasah di Kementerian Agama dengan sekolah yang ada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca juga: Survei IPRC Terkini, Mayoritas Warga Jabar Toleran Meski ada Minoritas Setuju Radikalisme

"Perbedaannya terlampau sangat jauh. Misalnya, untuk formasi pengangkatan guru honorer atau formasi PPPK yang disiapkan bagi guru madrasah juga sedikit," kata Hasbullah dalam keterangannya pada Rabu (9/6/2021).

Tahun ini saja, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan merekrut guru dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK sebanyak 1 juta orang. Namun, porsi untuk guru madrasah hanya mendapat 9.462 saja.

Untuk jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTS)  misalnya, masih kekurangan 42.733 guru PNS dan Madrasah Aliyah (MA) membutuhkan tambahan guru sebanyak 10.850 orang.

Maka kebutuhan Guru Madrasah untuk dua jenjang itu mencapai 192.008 orang.

"Maka kuota PPPK untuk Guru Madrasah ini harus lebih besar agar tidak ada ketimpangan kualitas dalam proses pembelajaran," ucap dia.

Ia tengah berupaya agar guru madrasah berdaya saing, kerangka program pun, kata dia, sudah disiapkannya mengarah pada perjuangan nasib dan kesetaraan guru madrasah.

Fokusnya, ujar Hasbullah, pada peningkatan kapasitas guru madrasah sekaligus menjawab tantangan teknologi serta adaptif dengan kondisi pendidikan di masa pandemi.

Baca juga: Pernah Kalahkan Timnas Indonesia 5-0, Pelatih UEA Minta Pemainnya Fokus Jelang Pertemuan Kedua

"Peningkatan kapasitas sumber daya manusia harus menjadi salah satu yang utama. Kemudian, kesejahteraan bukan hanya karena soal pendapatan, tetapi upaya memenuhi kebutuhan dirinya agar bisa berfokus melaksanakan kegiatan pembelajaran," katanya.

Dewan PGM Jabar baru saja melantik pengurusnya secara di Pusdai Kota Bandung. Dalam pelantikan tersebut hadir Ketua Umum DPP PGM Indonesia, Agus Ridhallah, Sekretaris Umum, Neni Argaeni dan dari Kementerian Agama.

Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jabar, Yusuf Umar menambahkan pihaknya siap membangun sinergitas dengan PGM unutk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru madrasah.

"Ke depan kami akan fokus membangun sinergitas untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru madrasah. Disamping itu, prioritas penting yang perlu diterapkan oleh guru madrasah se Jabar menguatkan praktek moderasi beragama di lingkungan madrasah dan mensosialisasikannya ke semua lingkungan madrasah," ujar Yusuf.

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Mega Nugraha
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved