Breaking News:

Mudahkan Layanan Perizinan Berusaha, Kota Bandung Siap Terapkan Pelayanan OSS-RBA

Kami sebenarnya punya aplikasi sendiri dalam hal pelayanan yakni aplikasi Hayu Gampil. Namun, nanti prosesnya akan saling mengisi dengan OSS-RBA ini

Istimewa
PELAYANAN ONLINE : Petugas memberikan penjelasan kepada konsumen yang akan melakukan perizinan secara online / Online Single Submission (OSS) di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Jalan Cianjur, Bandung, Kamis (3/6). Layanan OSS ini sebagai sistem yang mengintegrasikan seluruh pelayanan perizinan dengan tujuan memberikan kemudahan pelayanan terhadap konsumen. 

TRIBUNJABAR.ID BANDUNG, TRIBUN - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) bersiap melaksanakan pelayanan perizinan usaha berbasis risiko online single submission (OSS-RBA) per 2 Juli 2021.

OSS-RBA ini merupakan perizinan usaha yang diterbitkan melalui sistem elektronik yang terintegrasi guna mempermudah dan mempercepat proses perizinan dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor 5 tahun 2021 tentang penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko.

Pelayanan OSS-RBA ini ditujukan kepada semua pelaku usaha, seperti UMKM, investor, dan warga yang hendak mengurus perizinan aplikasi sistem OSS-RBA. Dengan sistem ini akan mempermudah pelayanan perizinan baik dalam waktu atau tenaga, sebab sistem aplikasi OSS-RBA sudah terkoneksi dengan instansi lain dalam pengurusan perizinan yang ada dalam jaringan.

PELAYANAN ONLINE : Petugas memberikan penjelasan kepada konsumen yang akan melakukan perizinan secara online /  Online Single Submission (OSS)  di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Jalan Cianjur, Bandung, Kamis (3/6). Layanan OSS ini sebagai sistem yang mengintegrasikan seluruh pelayanan perizinan dengan tujuan memberikan kemudahan pelayanan terhadap konsumen.
PELAYANAN ONLINE : Petugas memberikan penjelasan kepada konsumen yang akan melakukan perizinan secara online / Online Single Submission (OSS) di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Jalan Cianjur, Bandung, Kamis (3/6). Layanan OSS ini sebagai sistem yang mengintegrasikan seluruh pelayanan perizinan dengan tujuan memberikan kemudahan pelayanan terhadap konsumen. (Istimewa)

"Pelayanan OSS-RBA ini bentuk aplikasi yang disiapkan secara nasional oleh Kementerian Investasi. Jadi, semua kaitannya dengan penanaman modal, pelayanannya itu membutuhkan izin lewat sistem aplikasi OSS," kata Kepala Bidang Penanaman Modal pada DPMPTSP Kota Bandung, Dr. Rachmat Satiadi, di kantornya, Jalan Cianjur, Kota Bandung, Selasa (8/6).

Pelayanan OSS-RBA ini, lanjutnya, perubahan dari layanan OSS. Rencananya, pelayanan OSS-RBA ini akan dilakukan pada 2 Juli 2021 dengan menyesuaikan aturan dan payung hukum yang berlaku. Dia pun menegaskan Pemkot Bandung sangat mendukung adanya layanan OSS-RBA ini karena dapat bermanfaat bagi warga dalam mengurus perizinan.

"Sisi kemudahannya pemohon tinggal mendaftarkan diri secara online lalu penuhi segala persyaratannya, kemudian akan dipilah masuk dalam kategori apa. Jadi, kalau kami lebih sifatnya ke pengawasan pengajuan dari masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti ke dinas terkait," ujarnya.

Ketika disinggung tidak akan adanya lagi pelayanan secara tatap muka, Rachmat menyebut secara tatap muka masih ada namun sifatnya sebatas konsultasi dan jumlahnya pun terbatas terlebih di kondisi pandemi saat ini.

"Sudah sejak 2017 kami sudah beralih ke online. Jadi, kami sudah terbiasa melakukan pelayanan-pelayanan yang sifatnya online. Tapi, kalau untuk konsultasi bisa offline juga online," katanya.

Pemkot Bandung yang sudah masuk kategori Pelayanan Publik Prima dengan predikat A dalam bidang pelayanan, kata Rachmat, membuatnya semakin termotivasi untuk mempertahankannya, salah satunya menindaklanjuti arahan dari Kementerian Investasi lewat layanan OSS-RBA ini.

DR. RACHMAT SATIADI, S.IP, M.Si   Kepala bidang Perencanaan dan Pengembangan Penanaman modal
DR. RACHMAT SATIADI, S.IP, M.Si Kepala bidang Perencanaan dan Pengembangan Penanaman modal (Istimewa)

"Kami sebenarnya punya aplikasi sendiri dalam hal pelayanan yakni aplikasi Hayu Gampil. Namun, nanti prosesnya akan saling mengisi dengan OSS-RBA ini. Jadi, intinya kami siap dari segala halnya, mulai sumber daya manusia, infrastruktur hingga pada peningkatan kompetensi melalui bimtek dan pelatihan, serta sosialisasi agar warga mendapatkan pemahaman secara utuh dan terpuaskan ketika terlayani," ucapnya.

Rachmat juga menegaskan pelayanan lain selain yang masuk dalam OSS-RBA akan tetap berjalan seperti biasanya. Adapun layanan yang masuk dalam OSS-RBA ialah yang mengacu pada klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI).

dptm1d
RABU 9/6 (Istimewa)

"Kami dengan perkembangan dinamika dan ketentuan baru secara sistem dan kompetensi SDM serta budaya kerja siap layani warga secara prima," katanya.
Berdasarkan data yang didapatkan dari DPMPTSP, pelayanan informasi dan pengaduan pada 2021 sejak awal Januari sampai dengan Mei berjumlah 13.255. Pelayanan informasi dan pengaduan ini terdiri dari delapan jalur, seperti loket, telepon, whatsapp, OSS (virtual/helpdesk), email, aplikasi, instagram, dan twitter. (adv/nandri prilatama)

Editor: bisnistribunjabar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved