Breaking News:

Kasus Covid-19 Meningkat, Tapi Wakil Wali Kota Sebut Bandung Aman untuk Wisatawan, Ini Alasannya

Kasus Covid-19 di Bandung meningkat dan termasuk 3 besar dengan kasus tertinggi di Jawa Barat namun Wakil Wali Kota Bandung Pastikan Bandung aman

Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
ILUSTRASI Kondisi arus lalu lintas di Jl Merdeka, Kota Bandung tepatnya di sekitar pusat perbelanjaan Bandung Indah Plaza- Kasus Covid-19 di Bandung meningkat dan termasuk 3 besar dengan kasus tertinggi di Jawa Barat namun Wakil Wali Kota Bandung Pastikan Bandung aman untuk wisatawan. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kasus Covid-19 di Kota Bandung menunjukkan angka peningkatan. Bakan tercatata Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kota Depok, menjadi tiga daerah yang menjadi penyumbang terbesar angka penambahan pasien Covid-19 di Jawa Barat, selama periode 31 Mei - 6 Juni 2021.

Data tersebut seperti yang dirilis oleh Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar) pada Senin (7/6).

Selama sepekan itu, Kabupaten Bandung mengalami penambahan pasien Covid-19 sebanyak 768 orang, di Kota Bandung bertambah 469 pasien Covid-19, sedangkan Kota Depok bertambah 443 pasien Covid-19.

Baca juga: Selama 8 Hari di Bulan Juni, 23 Tenaga Kesehatan RSHS Bandung Positif Covid-19

Meski ada kenaikan kasus dipastikan aman untuk dikunjungi wisatawan.

Hal itu secara langsung diungkapkan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana melihat ketatnya penerapan protokol kesehatan di tempat wisata yang ada di Kota Bandung.

Yana menegaskan Pemkot Bandung di awal pandemi selalu utamakan sektor kesehatan.

Ketika sudah terkendali, pihaknya pun lanjut melakukan relaksasi dengan memberikan standar operasional prosedur (SOP) serta simulasi sehingga pariwisata dan ekonomi dapat berjalan baik.

Baca juga: Mokaha dan Akui Teledor Karena Sudah Divaksin, Wagub Jabar Minta Maaf Karena Positif Covid-19

"Pariwisata di Kota Bandung itu masih banyak pengunjungnya dari warga lokal. Kami optimis sektor pariwisata Kota Bandung bisa bangkit," katanya, Selasa (8/6/2021).

Keoptimisan yang dimiliki Yana bukan tidak mendasar, dia melihat adanya inovasi dan kolaborasi dari Asosiasi Travel Indonesia (Astindo) yang mendukung percepatan pemulihan pariwisata.

Ketua Umum Astindo, Elly Hutabarat mengaku selama 15 bulan sektor pariwisata tidak bergerak, sehingga saat ini waktu yang tepat untuk bangkit.

Baca juga: Lonjakan Kasus Covid-19 Juga Terjadi di Kuningan, Sehari Bertambah 70 Orang dan Lima Orang Meninggal

Bahkan, Elly menyebut sebanyak 60 persen travel agen ada yang tutup permanen dan sementara.

"Kami berusaha memberikan semangat agar sektor pariwisata lebih baik meski di tengah keterbatasan. Kegiatan-kegiatan terus berjalan, seperti webinar, pelatihan, serta hadir dukungan dari pemerintah daerah maupun pusat. Kolaborasi antara pemerintah dan swasta terbukti dapat menguatkan pondasi dalam mengembangkan pariwisata Indonesia," katanya.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved