Breaking News:

Penangkapan Terduga Teroris

Merauke Jadi Tempat Persembunyian Para Teroris JAD, Sebagian Besar Berasal dari Makassar

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 11 terduga teroris di Distrik Tanah Miring, Jagebob, Kurik dan Kota Merauke.

Editor: Ravianto
Tim Densus 88 Antiteror Polri menggeledah rumah L, terduga pelaku bom Gereja Katedral Makassar di Jalan Tinumbu, Kecamatan Bontoala, Makassar. Sebanyak 11 terduga teroris ditangkap di Merauke, Papua, terkait bom Makassar. (KOMPAS.com/Himawan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Belasan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri menjadikan Merauke tempat pelarian agar tak terendus aktivitasnya.

Hal itulah yang menjadi alasan ternyata terdapat kelompok teroris JAD di Merauke, Papua.

Sebab biasanya, penangkapan teroris di daerah Jawa, Sumatera hingga Sulawesi.

"Itu secara otomatis saja. Ketika aktivitas penegakan hukum oleh Densus demikian tinggi (di kota besar), mereka akan mencoba keluar daripada aktivitas itu. Akhirnya di antara mereka ada yang keluar dari Makassar menuju ke Merauke," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Senin (7/6/2021).

Menurut Rusdi, belasan teroris JAD yang ditangkap di Merauke sebagiannya berasal dari Makassar.

Mereka masih terkait dengan kelompok teroris yang meledakan bom di gereja Katedral Makassar.

"Ada kontak di antara mereka itu. Karena kasus di Merauke itu hasil pengembangan dari Makassar. Jadi Makassar, Balikpapan, dan Merauke itu ada saling keterkaitan kelompoknya," tukasnya.

Sebagai informasi, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 11 terduga teroris di Distrik Tanah Miring, Jagebob, Kurik dan Kota Merauke.

Sebagaimana diketahui, 10 terduga teroris ditangkap pada Jumat (28/5/2021). Lalu satu orang terduga teroris lainnya ditangkap pada Minggu (30/5/2021).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved