Breaking News:

Bandung Barat Kembali Jadi Zona Merah Penyebaran Covid-19, Sempat Masuk Zona Oranye

Berdasarkan data Satgas Covid-19 KBB, per hari ini tercatat kasus positif Covid-19 di KBB sudah mencapai 7.996 orang.

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT- Wilayah Kabupaten Bandung Barat ( KBB ) kembali masuk zona merah atau risiko tinggi penularan Covid-19 setelah sempat masuk zona oranye atau risiko sedang.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 KBB, per hari ini tercatat kasus positif Covid-19 di KBB sudah mencapai 7.996 orang.

Dari jumlah tersebut, 618 orang masih terkonfirmasi aktif, 107 orang meninggal dunia, dan ada 7.271 orang dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Satgas Covid-19 KBB, Agus Ganjar Hidayat, mengatakan penyebab pertama yang membuat Bandung Barat masuk zona merah ini karena meningkatnya kasus Covid-19 setelah Lebaran. 

"Pertama tingkat perkembangan pasien positif cukup tinggi dan tingkat kesembuhannya cukup rendah," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Positif Covid-19, Tempat yang Dikunjungi Wagub Jabar di Karawang, Tak Perlu Ditracing, Ini Alasannya

Sementara hal yang paling menonjol dalam dua pekan terakhir adalah kemunculan kasus positif Covid-19 di Kampung Ciburial RW 03, Desa Cibogo, Kecamatan Lembang.

Sebanyak 41 orang dan 9 pegawai IKEA Kota Baru Parahyangan, Padalarang positif Covid-19

Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan, mengatakan pemkab segera berkoordinasi dengan seluruh OPD untuk melakukan penanganan agar penambahan kasusnya tidak terus meningkat.

"Saat ini tren Covid-19 terus naik, bukan hanya di Bandung Barat, tapi secara umum di Jawa Barat juga," katanya.

Menurutnya, salah satu penyebab meningkatnya jumlah kasus ini karena kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menerapkan disiplin prokes mulai kendor dan ditambah mobilitas saat libur lebaran yang cukup tinggi.

Hengky mencontohkan, untuk kemunculan kasus Covid-19 di Desa Cibogo, Kecamatan Lembang, itu karena terpapar setelah pulang menjenguk yang sakit dan tetap berkegiatan dengan berkerumun.

"Kesadaran masyarakat harus ditingkatkan kembali bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir," ucap Hengky Kurniawan.

Apalagi, kata dia, program vaksinasi juga hingga saat ini belum menyentuh seluruh masyarakat sehingga penanganan ini mesti terintegrasi melibatkan seluruh stakeholder.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved