Breaking News:

Covid 19 di Kota Bandung

Wakil Wali Kota Bandung: Ngeri, Lonjakan Covid-19 Sedang Terjadi, Tenaga Kesehatan Terancam Kolaps

Yana Mulyana mengaku ngeri melihat lonjakan kasus Covid-19 di Kota Bandung. Tenaga kesehatan terancam kolaps.

Editor: taufik ismail
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi bertambahnya kasus Covid-19 di Kota Bandung. Ini membuat tenaga kesehatan terancam kolaps. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Lonjakan kasus Covid-19 terjadi di Kota Bandung.

Hal ini memicu kekhawatiran sejumlah pihak, termasuk Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana.

Ia mengatakan jika tak diantisipasi, Kota Bandung terancam kolaps.

Fasilitas kesehatan termasuk tenaga kesehatan akan kerepotan menghadapi melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Bandung.

Yana kemudian menyebut angka bed occupancy ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19 di Kota Bandung.

Per hari Minggu kemarin, angka BOR ada di angka 79,9 persen.

Angka ini tentunya bukan angka yang bagus.

RSKIA Kota Bandung yang menjadi tempat perawatan pasien Covid-19 di Kota Bandung, Kamis (14/1/2021) pagi.
RSKIA Kota Bandung yang menjadi tempat perawatan pasien Covid-19 di Kota Bandung, Kamis (14/1/2021) pagi. (Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman)

Yana mengakui jika tren kasus Covid-19 di Kota Bandung kini tengah meningkat.

Dan ini akan mengancam kondisi tenaga kesehatan.

"Trennya naik terus. Saya pikir sudah di titik psikologis yang menunjukkan bahwa fasilitas kesehatan, baik di rumah sakit atau tenaga medisnya sebentar lagi (bisa) kolaps," ujar Yana Mulyana di kawasan Lodaya, hari Minggu (6/6/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved