Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Sepeda Lipat Kreuz Buatan Bandung, Penggemarnya Rela Inden hingga 2024

Sepeda Lipat Kreuz Buatan Bandung, Penggemarnya Rela Inden hingga 2024. Saat ini, tak hanya jual beli sepeda jenis yang kerap disebut dengan istilah s

Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Januar Pribadi Hamel
Tribun Jabar / Kemal Setia Permana
Pengelola sepeda lipat Kreuz, Hendri Rodriguez 

TRIBUNJABAR.ID - Booming sepeda lipat dalam dua tahun terakhir membuat banyak pengusaha dan pehobi sepeda tertarik menggeluti bisnis sepeda yang bisa dilipat ini.

Saat ini, tak hanya jual beli sepeda jenis yang kerap disebut dengan istilah seli, mereka jual aksesori atau aparel yang menyertainya.

Sejauh ini rata-rata para pelaku bisnis seli hanya berkutat kepada barang-barang built-up atau impor.

Seli yang mereka perjualbelikan tidak mengandung unsur kandungan dalam negeri (lokal) sesuai dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

Mereka tidak membuat sebuah unit seli yang baru melainkan hanya merakit saja.

Ini berbeda dengan seli buatan Kreuz. Seli buatan Kreuz murni produk lokal, baik spare part maupun rakitannya. Kreuz merupakan produk lokas asal Bandung.

Menurut salah satu pengelola Kreuz, Hendri Rodriguez alias Pedro, bisnis produksi seli lokal ini dimulai pada 2019.

Kala itu seli mulai booming di Tanah Air, terutama ketika orang mulai mengenal sebuah merek seli internasional yang harganya mencapai selangit.

Berbekal sebuah tekad dan keberanian tinggi, Hendri dan sejumlah rekannya di Kreuz, salah satunya Yudi Yudiantara selaku founder, memulai bisnis produk sepeda pada 2019, saat dia pertama kali melihat sebuah seli produk luar di sebuah pameran.

Saat itu, Hendri berpikir bahwa jika membeli seli produk asal Inggris itu, maka ia harus berpikir ulang mengingat harganya yang memang sangat mahal.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved