Breaking News:

Keterisian Tempat Tidur Untuk Pasien Covid-19 di 3 RSUD KBB Sudah Penuh, Terjadi Lonjakan Kasus

Keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di semua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KBB untuk perawatan pasien Covid-19 sudah penuh

ISTIMEWA
ilustrasi covid- Keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di semua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KBB untuk perawatan pasien Covid-19 sudah penuh 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT- Keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di semua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk perawatan pasien Covid-19 dinyatakan sudah penuh, pada Senin (7/6/2021).

Terkait hal ini, Dinas Kesehatan KBB sudah menerima laporan dari tiga RSUD yang ada di KBB yakni RSUD Lembang, RSUD Cililin, dan RSUD Cikalongwetan.

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer Dinas Kesehatan KBB, Wishnu Pramulo Adi mengatakan, untuk di RSUD Lembang terdapat 15 tempat tidur, RSUD Cililin 24 tempat tidur dan RSUD Cikalongwetan 15 tempat tidur.

Baca juga: Ada 38 Pasien Covid-19 Baru di Klaster Ponpes Al-Ikhlas Kuningan, Ini Respons Kandinkes

"Semua penuh, di Cikalongwetan dari 15 tempat isolasi yang terisi 13 dan 2 sisanya adalah ruang ICU," ujarnya saat dihubungi, Senin (7/6/2021).

Ia mengatakan, untuk di KBB sendiri tercatat terdapat 5 rumah sakit yang siap menangani pasien Covid-19 dengan rincian 3 RSUD dan 2 rumah sakit swasta, yakni RS Kharisma dan RSCK.

Namun, pihaknya belum menerima laporan dari dua rumah sakit swasta terkait keterisian tempat tidur pasien Covid-19 tersebut karena kedua tidak pernah lapor ke Dinas Kesehatan KBB.

Atas penuhnya okupansi tempat tidur pasien Covid-19, Dinas Kesehatan akan melakukan penambahan bed untuk pasien Covid-19 di semua RSUD dengan menggunakan skema pengurangan bed pada perawatan pasien umum.

"Cililin dari 24 bed jadi 30 bed. Jadi mengambil atau menggeser pelayanan umum termasuk dengan tenaga kesehatannya," kata Whisnu.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Purwakarta Naik, Keterisian Rumah Sakit 80 Persen, Bupati Khawatirkan Klaster Ini

Sementara untuk RSUD Lembang, kata dia, dari 14 menjadi 20 bed, Untuk RSUD Cikalongwetan dari 15 jadi 30 bed.

Namun, skema tersebut baru rencana dan baru dari hasil hitungan kasar.

Terkait penuhnya keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di RSUD ini, Whisnu menduga, karena terjadi lonjakan kasus Covud-19 pasca libur lebaran beberapa pekan lalu yang didorong dengan tingginya mobilitas masyarakat Bandung Barat saat libur lebaran berlangsung.

"Kedua ada juga para pendatang yang masuk ke wilayah Bandung Barat," katanya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved