Breaking News:

Begini Respons Pertamina Soal Temuan Ceceran Minyak di Pantai Indramayu

Menurut Pertamina, ceceran minyak di Pantai Indramayu itu tersebut bisa pula merupakan pelumas atau oli bekas .

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Handhika Rahman
Unit Manajer Communication Relation & CSR Kilang Pertamina Balongan, Cecep Supriyatna, Senin (7/6/2021).   

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- PT Pertamina RU VI Balongan memastikan fasilitas milik Pertamina dalam kondisi baik dan tidak terjadi kebocoran apa pun.

Hal tersebut disampaikan Unit Manajer Communication Relation & CSR Kilang Pertamina Balongan, Cecep Supriyatna, merespons penemuan ceceran hitam yang diduga minyak mentah atau crude oil.

Ceceran tersebut kembali ditemukan di sepanjang bibir pantai di Kabupaten Indramayu.

"Fasilitas kita di Singel Point Mooring (SPM) atau fasilitas penyalur minyak mentah kondisinya clear, sudah kami cek dan kami melakukan patroli setiap hari itu tidak ada kebocoran," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (7/6/2021).

Cecep Supriyatna mengatakan, temuan tersebut pun belum tentu merupakan crude oil.

Menurutnya, ceceran minyak tersebut bisa pula merupakan pelumas atau oli bekas karena kondisinya akan sama apabila sudah menyatu dengan pasir.

Baca juga: KABAR GEMBIRA, Lowongan Kerja di Anak Perusahaan PT Pertamina untuk Lulusan D3 dan S1, Cek di Sini

"Setelah kami lihat, ceceran-nya juga gak banyak. Hanya spot-spot, jadi saya gak tau ini, apakah ini sumbernya dari mana saya belum tahu," ujar dia.

Kendati demikian, PT Pertamina RU VI Balongan menyatakan siap jika pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu meminta bantuan Pertamina dalam upaya pembersihan limbah.

Selain itu, disampaikan Cecep Supriyatna, Pertamina juga siap memfasilitasi bilamana pemerintah ingin melakukan uji laboratorium di PT Pertamina RU VI Balongan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved