Breaking News:

Banyak Wisatawan Meninggal di Pantai Ini, Perlu Perhatian Pengelola Wisata, Disebakan Hal Ini

Banyaknya korban meninggal dunia di pantai selatan Garut menjadi catatan buruk bagi pengelolaan tempat wisata di Kabupaten Garut.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Siti Fatimah
Banyaknya korban meninggal dunia di pantai selatan Garut menjadi catatan buruk bagi pengelolaan tempat wisata di Kabupaten Garut. 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Banyaknya korban meninggal dunia di pantai selatan Garut menjadi catatan buruk bagi pengelolaan tempat wisata di Kabupaten Garut.

Dalam satu bulan terakhir ada tiga wisatawan tenggelam saat berwisata di pantai selatan Garut.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut Tubagus Agus Sofyan mengatakan tidak adanya rambu-rambu peringatan batas bermain bagi pengunjung dan kurangnya pengawasan dari  Kompepar menjadi salah satu alasan banyaknya korban.

Baca juga: Nelayan yang Tenggelam di Muara Sungai Cimandiri Sukabumi Akhirnya Ditemukan, Begini Kondisinya

"Kami sudah pernah pasang plang-plang peringatan, tapi hilang terus. Banyaknya korban diantaranya adalah keteledoran pengunjung dan kurangnya pengawasan dari Kompepar," ucapnya saat diwawancarai Tribunjabar,id, Senin (07/6/2021).

Tubagus mengatakan saat ini hanya ada tiang-tiang peringatan berupa bendera merah yang dipasang di berbagai titik lokasi.

Sementara di perairannya tidak dipasangi pelampung-pelampung dan garis batas berenang bagi para wisatawan sehingga.

"Wisatawan dari luar daerah tidak akan tahu bahaya yang ada di pantai jika tidak adanya pengawasan dan tidak terpasangnya rambu-rambu peringatan," ucapnya.

Menurut Tubagus pantai selatan mempunyai palung-palung yang berbahaya dan hanya ada satu spot yang aman yakni di kawasan Lapan.

Baca juga: Seorang Warga Tenggelam di Muara Cimandiri Sukabumi Saat Cari Impun, Pencarian Dilanjutkan Besok

"Jarak lima ratus meter dari pasir di kawasan itu juga ada palung dan yang diperbolehkan hanya berjarak satu kilo meter saja, yang lainnya berbahaya," kata Tubagus.

Di Pantai Sayang Heulang misalnya, Tubagus mengatakan ada banyak bahaya yang mengintai pengunjung jika nekad bermain terlalu jauh mendekati laut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved