Breaking News:

330 Sekolah Dapat Izin Gelar Sekolah Tatap Muka Terbatas di Kota Bandung

Dari mana munculnya angka 330? itu dari 655 sekolah di Kota Bandung yang telah menyatakan siap untuk menggelar PTM terbatas

Tribun Jabar/Cipta Permana
Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan, bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Cucu Saputra, meninjau kesiapan simulasi PTM terbatas di SDN 263 Rancaloa di Jalan Cipamokolan, Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan, Rancasari, Kota Bandung, Senin (7/6/2021). 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Sebanyak 330 sekolah berbagai jenjang di Kota Bandung mulai menggelar simulasi sekolah tatap muka terbatas tahap pertama pada Senin (7/6/2021) hingga dua pekan ke depan.

Hal ini guna mengukur kesiapan sekolah tatap muka pada tahun ajaran baru 2021/2022, pada awal Juli mendatang.

Jumlah sekolah yang menggelar simulasi itu separuh dari 655 sekolah yang telah mengajukan kesiapan penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Sekretaris Disdik Kota Bandung, Cucu Saputra, menyebut simulasi kesiapan PTM terbatas tahap pertama diberikan bagi sekolah yang telah menyiapkan skema pembatasan jumlah siswa, hanya 20 persen dari total kapasitas ruang kelas.

"Dari mana munculnya angka 330? itu dari 655 sekolah di Kota Bandung yang telah menyatakan siap untuk menggelar PTM terbatas berdasarkan ajuan data aplikasi ke Dinas Pendidikan Kota Bandung," ujar Cucu Saputra setelah meninjau simulasi kesiapan PTM terbatas di SDN 263 Rancaloa Kota Bandung, Senin (7/6/2021). 

Baca juga: Fortusis Anggap Kebijakan Cukup Berisiko Pembelajaran Tatap Muka Dimulai Awal Juli

Dari jumlah total sekolah yang mengajukan sekolah tatap muka itu, oleh tim Satgas Covid-19 di tingkat kecamatan, diawasi dan evaluasi hingga merekomendasikan 330 sekolah.

Sekolah-sekolah tersebut tersebar di 30 kecamatan dan berbagai jenjang pendidikan, mulai dari kelompok belajar (KOBER), TK, SD, SMA/SMK, hingga sekolah-sekolah di bawah Kementerian Agama.

Cucu mengatakan simulasi kesiapan PTM terbatas tahap pertama ini menitikberatkan pada aspek penerapan protokol kesehatan. Sebab, sekolah di masa pandemi Covid-19 ini masih berfokus pada kegiatan pembelajaran jarak jauh. 

Halaman
12
Penulis: Cipta Permana
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved