Breaking News:

Pasien Covid 19 yang Dirawat di RSUD Al- Ihsan Kebanyakan Tertular Dari Klaster Ini

Sebanyak 80 persen pasien yang dirawat di Rumah Sakit Al- Ihsan, Baleendah, Kabupaten Bandung, merupakan dari klaster keluarga.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Lutfi AM
Ambulans di RSUD Al Ihsan, Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu (6/6/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Sebanyak 80 persen pasien yang dirawat di Rumah Sakit Al- Ihsan, Baleendah, Kabupaten Bandung, merupakan dari klaster keluarga.

Hal tersebut, diungkapkan oleh, Wakil Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan RS Al-Ihsan, Ferry Achmad Firdaus, di RS Al- Ihsan, Minggu (6/6/2021).

"Saat ini 80 persen muncul dari kalster keluarga, mereka tertular dari anggota keluarga yang sehari-hari satu rumah," ujar Ferry.

Baca juga: Ruang ICU untuk Rawat Pasien Covid-19 di RSUD Al Ihsan Bandung Terisi Penuh, Ini Antisipasi Pihak RS

Ferry, mengakui kini pasien Covid yang dirawat di RS Al-Ihsan, terdapat peningkatan.

"Hasil data yang kita evaluasi meningkat itu setelah libur lebaran kemarin," kata Ferry.

Menurut Ferry, kini yang dirawarawat di RS Al- Ihsan terdapat 137 orang dari ketersedian tempat tidur sebanyak 183.

Hingga kini ketersediaan tempat tidur dan tenaga kesehatan, masih cukup untuk melayani pasien.

Baca juga: Ambulans Bawa Pasien Covid-19 Antre di IGD Al Ihsan Bandung Semalam, Pihak RSUD Membenarkan, Tapi

"Kami telah berkomunikasi dengan pimpinan hasan sadikin di sana ketersediaan bed Covid ada 224, kami ini sudah persiapan dengan penambahan jadi 183 bed. Dilihat dari ketersediaan tempat tidur covid kami di urutan kedua (di Jawa Barat), terhadap ketersediaan bed untuk pasien Covid 19," tuturnya.

Ferry, mengimbau, kepada masyarakat, untuk tetap  waspada karena kemungkinan kini sedang memasuki pandemi (Covid 19) gelombang kedua.

"Jadi tetap masyarakat harus menerapkan istilah 5 M, yakni menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun atau hansanitizer dengab rutin. Menjaga jarak, menghindari kerumunan atau berkumpul, mengurangi mobilisasi, kalau tidak perlu ke luar tinggal di rumah itu lebih bijaksana," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved