Breaking News:

Cerita Warga Palestina di Bandung ke Oded dan Istrinya: Kami Ingin Merdeka dan Kami Harus Berjuang

Warga Palestina berbagi cerita soal kondisi negaranya ke Walikota Bandung

Penulis: Tiah SM | Editor: Mega Nugraha

Laporan Wartawan Tribun Jabar , Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Seorang warga Palestina di Bandung, bernama Marwan A.R Attaallah (27) sedang menjalani pendidikan di kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Jalan Setiabudi Kota Bandung. Dia berbagi cerita soal konflik kemanusiaan di Palestina.

Marwan tinggal di pusat konflik, Gaza. Marwan warga Palestina di Bandung berbagi cerita ketika tahun lalu memutuskan memperdalam ilmu perencanaan kota ke Indonesia. Dia menuturkan, ada banyak dinamika, lika-liku untuk bisa keluar dari Palestina.

Baca juga: Soal Keracunan Gas Caustic Soda, PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills 2 Disanksi Pemkab Karawang

Marwan mengungkapkan, selain kesulitan karena tidak terdapat pelabuhan ataupun bandar udara, di Palestina setiap perbatasan dijaga ketat. Sehingga, dia harus keluar melalui perbatasan Mesir untuk dan menghabiskan waktu dua pekan proses perjalanan hingga bisa tiba di Indonesia.

“Orang yang boleh keluar dari Palestina salah satunya memiliki visa pelajar atau mahasiswa. Itu pun pemeriksaannya sangat ketat dan banyak intimidasi yang dilalui. Dari Mesir menuju Aman, Yordania dan baru bisa menuju ke Indonesia hingga sampai ke Jakarta dan menuju Bandung,” ujar Marwan di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Sabtu (5/6/2021).

Baca juga: Cara Cepat Beres Buat SKCK di Polrestabes Bandung untuk Pendaftaran CPNS 2021

Pada kesempatan itu, digelar penggalangan dana untuk Palestina bersama Ex Officio, organisasi nirlaba. Wali Kota Bandung Oded M Daniel dan istri, Siti Muntamah turut hadir.

Foto Bersama
Penggalangan dana untuk Palestina bersama Ex Officio, organisasi nirlaba. Wali Kota Bandung Oded M Daniel dan istri, Siti Muntamah di Pendopo Kota Bandung, Sabtu (5/6/2021).

Marwan mengulas peristiwa yang terjadi di Masjid Al-Aqsa di penghujung bulan Ramadan 2021. Menurutnya, kekerasan sudah dimulai ketika warga Palestina di sekitar kawasan Syeh AL-Jabar dipaksa meninggalkan rumahnya.

Banyak warga terkatung-katung di jalanan. Kemudian peristiwa bergeser ke Masjid AL-Aqsa. Banyak warga Palestina yang terluka dan bahkan meninggal terkena tembakan.

Baca juga: Surat Peringatan Albert Einstein Protes Kekejaman Zionis Israel terhadap Palestina, Berikut Isinya

“Sebenarnya itu bukan konflik, dan bukan juga peperangan tapi itu penjajahan. Kami tidak diberikan hak sama sekali. Kami ingin sekali menjadi negara yang merdeka. Tapi mereka tidak ingin memberikan itu dengan cuma-cuma. Jadi kami harus terus berjuang berupaya mendapatkan kedaulatan,” ujar Marwan.

“Tahun 1955 Kota Bandung hadir untuk membantu perjuangan bangsa-bangsa di Asia dan Afrika termasuk untuk Palestina lewat Konferensi Asia Afrika. Kami hadir saat ini untuk memberikan dukungan moral maupun materil,” ujar Umi sapaan Siti Muntamah istri Wali Kota Bandung Oded M Danial.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved