Breaking News:

Acara Dangdutannya Dibubarkan, Pria Ini Malah Ancam Bunuh Kapolsek, Sebut Covid-19 Tidak Ada

Ketika melintas di kawasan Umbul Nilo, petugas mendengar suara musik dangdut yang berasal dari sebuah rumah makan.

Editor: Ravianto
tribunsolo.com/mardon
Dua Pria Asal Boyolali dibekuk Polisi karena mengancam Polisi saat Patroli Prokes di Klaten, Kamis (3/6/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, BOYOLALI - Dua pria di Boyolali diamankan polisi setelah mengancam akan membunuh kepala polisi.

Kedua pria tersebut mengancam setelah acara dangdutan mereka dibubarkan oleh polisi.

Selain mengancam akan membunuh, keduanya juga menyebut kalau Covid-19 itu tidak ada.

Kedua orang yang mengancam membunuh polisi itu adalah Safari (39) dan Adi Kurniawan.

Mereka merupakan warga Desa/Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Kasus ini bermula saat petugas melakukan operasi gabungan untuk melakukan razia protokol kesehatan.

Satgas Covid-19 saat itu dipimpin langsung Kapolsek Tulung, Iptu Jaka Waluya.

Sedangkan giat yang bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona dilaksanakan di Kecamatan Tulung Klaten, Minggu, (30/5/2021) sekira pukul 12.00 WIB.

Ketika melintas di kawasan Umbul Nilo, petugas mendengar suara musik dangdut yang berasal dari sebuah rumah makan.

Bahkan, gelaran dangdut tersebut lengkap dengan panggung dan diikuti puluhan orang.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved