Breaking News:

Keberangkatan 379 Calon Jemaah Haji di Pangandaran Tertunda, Kemenag Akan Melakukan Sosialisasi

Kementrian Agama Kabupaten Pangandaran mendata, adanya keputusan pusat tersebut membuat keberangkatan sebanyak 379 calon jemaah haji ditunda.

Penulis: Padna | Editor: Seli Andina Miranti
AFP
Ibadah haji di tengah pandemi hanya diikuti 1.000 orang. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Dampak pandemi Covid-19, sesuai keputusan yang diambil Pemerintah pusat bahwa ibadah haji 2021 ditunda.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pangandaran, Dr. H. Ujang Sutaryat, M.Ag mengatakan, adanya keputusan pusat tersebut membuat sebanyak 379 calon jemaah haji ditunda.

"Ya terpaksa, kuota 379 calon jemaah haji di Pangandaran ditunda," ujar Ujang saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Jumat (4/6/2021).

Ia menjelaskan, untuk langkah ke depan pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada calon jemaah haji seperti tahun sebelumnya.

"Salah satu yang harus disampaikan juga, bahwa yang sudah dilunasi bisa diambil lagi pelunasan saja. Jadi, diambil dahulu kalau misalnya uangnya mau dipakai. Nah nanti, ketika mau berangkat tinggal dilunasi lagi," kata Ujang.

Pihaknya mengakui, dari 379 orang jemaah haji itu semuanya sudah lunas bahkan lebih. Bila ditambah dengan yang cadangan, jumlahnya lebih dari 400.

"Karena kan, cadangan kemarin waktu tahun 2020 itu dianjurkan untuk melunasi. Banyak juga, cadangan yang sudah melunasi. Jadi, yang sudah melunasi itu lebih dari 400," ujarnya.

Baca juga: Ibadah Haji 2021 Ditunda, Minat Masyarakat Indramayu Beribadah ke Tanah Suci Berkurang

Ujang bersyukur, hingga hari ini (4/6/2021) calon jemaah haji belum ada yang komplain.

"Ya alhamdulillah belum ada yang komplain, karena memang logis (dampak pandemi). Dan sampai sekarang, kan Arab Saudi belum ngajak kita MoU. Sedangkan waktu, tinggal sebulan lebih," katanya.

Ujang mengimbau kepada para calon jemaah haji yang ditunda agar menyikapi hal ini secara bijak.

"Pemerintah melakukan ini (penundaan), tiada lain karena sangat memperhatikan dan melindungi keamanan, kesehatan para calon jemaah," ucapnya.

Baca juga: Pengusaha Travel Haji di Indramayu Ini Harus Rela Jual Motor Kesayangan Demi Tutupi Operasional

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved