Breaking News:

Calon Jemaah Haji Bisa Refund Dana yang Sudah Dibayarkan, Tapi Ini Konsekuensinya

Calon jemaah haji bisa melakukan hal ini terkait dana yang sudah disetor di tengah pemerintah telah memutuskan untuk membatalkan keberangkatan calhaj.

Editor: Giri
AFP
Ilustrasi - Ibadah haji di tengah pandemi hanya diikuti 1.000 orang. Calon jemaah haji yang gagal berangkat bisa me-refund dana yang dibayarkan. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Calon jemaah haji bisa melakukan hal ini terkait dana yang sudah disetor di tengah pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah memutuskan untuk membatalkan keberangkatan calon jemaah haji pada tahun ini.

Ketua Serikat Penyelenggara Umrah dan Haji (Sapuhi), Syam Resfiadi, menjamin, dana calon jemaah haji yang batal berangkat tetap aman.

Namun demikian, para calon jemaah haji pun dapat melakukan pengambilan dana kembali (refund) atau sekadar menarik biaya pelunasannya.

"Insyaallah aman dana jemaah hajinya dan bisa di-refund jika mau batal atau menarik pelunasannya saja," ujar Syam kepada Kompas.com, Kamis (3/6/2021).

Syam mengingatkan, jika melakukan refund maka konsekuensinya para calon jemaah haji tidak akan mendapatkan kuota pada tahun berikutnya pelaksanaan ibadah haji.

Lain halnya para calon jemaah haji yang hanya mengambil dana pelunasan.

"Kalau full (diambil) artinya membatalkan diri dan kuota batal juga. Namun, bila hanya pelunasannya saja sisa untuk kuotanya tidak batal dan masih bisa dicadangkan tahun berikutnya," kata Syam.

Para calon jemaah haji pada tahun ini yang seharusnya dijadwalkan untuk berangkat sebanyak 15 ribu orang berdasarkan data biaya penyelenggara ibadah haji (BPIH).

"Haji khusus yang mendaftar dan melunasi BPIH-nya sekitar 15 ribuan data dari Pak Anggito tadi," ujarnya.

Baca juga: Ibadah Haji 2021 Ditunda, Sudah Menunggu Bertahun-tahun, Begini Perasaan Calhaj di Kuningan

Pemerintah mengumumkan pembatalan keberangkatan jemaah Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji 1442 Hijriah/2021 Masehi.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam konferensi persnya yang disiarkan secara daring, Kamis.

"Menetapkan pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 Hijriah atau 2021 Masehi bagi warga negara Indonesia yang menggunakan kuota haji Indonesia dan kuota haji lainnya," kata Yaqut.

Sebelumnya, Yaqut juga mengatakan bahwa sampai Rabu (2/6/2021) kemarin, pemerintah belum mendapatkan kepastian soal pelaksanaan ibadah haji.

Adapun batas waktu penutupan bandara di Arab Saudi yakni pada 14 Juli 2021. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Batal Berangkat Tahun Ini, Calon Jemaah Haji Bisa Refund atau Tunda Keberangkatan", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2021/06/03/191946326/batal-berangkat-tahun-ini-calon-jemaah-haji-bisa-refund-atau-tunda.

Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved