Breaking News:

Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Disarpus Kota Bandung Hadirkan Inovasi E-Pustaka BDG

Melalui e-Pustaka BDG, kini masyarakat bisa membaca buku koleksi yang ada di Disarpus melalui smartphone dimana saja dan kapan saja.

Tribun Jabar/ Putri Puspita
PT Gramedia, Ketua Pokja Literasi Kota Bandung, Yunimar Mulyana, Disarpus Kota Bandung, dan Tribun Jabar berinovasi hadirkan e- Pustaka BDG 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Untuk mewujudkan minat baca masyarakat di Kota Bandung, Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bandung bekerja sama dengan Kelompok Kerja (Pokja) Literasi Kota Bandung dan PT Gramedia melakukan sosialiasi e-Pustaka BDG

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah pemustaka yang mengakses buku secara digital melalui aplikasi e-Pustaka BDG.

Apalagi di masa pandemi, Disarpus Kota Bandung harus menutup sementara akses pengunjung yang mau membaca secara langsung.

Baca juga: Kabar Baik, Pemkab Garut Siap-siap Buka Kembali Perpustakaan Daerah

Seketaris Disarpus Kota Bandung, Medi Mahendra mengatakan, pada 2019 sebelum adanya pandemi, Disarpus mampu memberikan layanan hampir 123 ribu.

"Dengan adanya digitalisasi, maka kami mengembangkan kolaborasi dan kerjasama dengan Gramedia membuat e-Pustaka," ujar Medi saat ditemui seusai acara, Kamis (3/6/2021).

Ia menjelaskan sebelumnya animo masyarakat dari berbagai kalangan SD, SMP, dan SMA banyak yang datang untuk membaca buku di Disarpus dan saat ini pengunjung pun dihentikan dahulu.

Melalui e-Pustaka BDG, kini masyarakat bisa membaca buku koleksi yang ada di Disarpus melalui smartphone dimana saja dan kapan saja.

"Akan ada 795 buku dengan jumlah 5000 eksemplar yang bisa dibaca di e - Pustaka. Untuk tahun ini, kami menambah 309 judul buku baru supaya pembaca bisa leluasa mencari referensi, " ucapnya.

Telah di rilis sejak 2020, aplikasi e- Pustaka ini sudah memiliki 3000 pemustaka dan kini aksesnya masih terus dikembangkan untuk menarik minat baca masyarakat.

Sementara itu Ketua Pokja Literasi Kota Bandung, Yunimar Mulyana mengatakan dengan adanya kerjasama dari Disarpus dan Gramedia tentu akan memudahkan masyarakat untuk meminjam buku.

"Kegiatan tatap muka secara langsung masih belum bisa dan taman baca kewilayahan juga harus tutup. Adanya e-Pustaka membantu anak-anak untuk kembali minat baca," ucapnya.

Sosialisasi e-Pustaka ini dilakukan secara hybrid dan di ikuti oleh 30 bunda literasi kecamatan se Kota Bandung dan 151 Anggota Pengurus
Ketua TP-PKK Kelurahan se-Kota Bandung dan Pengurus beserta Kader Duta Dongeng yang hadir secara virtual.

Cara memiliki aplikasi e- Pustaka ini cukup mudah, yaitu cukup mengunggah di Play store dan mengisi data diri untuk membuat akunnya.

Anda bisa meminjam 2 buku dan setelah membaca bisa mengetuk tombol mengembalikan buku, atau jika lupa, buku akan otomatis dikembalikan dalam masa 7 hari.

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved