Breaking News:

Pupuk Kujang dan Pupuk Indonesia Bakal Dampingi Petani di Kabupaten Bandung dalam Pengolahan Pupuk

Pemkab Bandung bekerja sama dengan PT Pupuk Kujang dan Pupuk Indonesia, untuk pendampingan petani di Kabupaten Bandung

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Istimewa
Petani di Kabupaten Bandung bakal dibekali pendampingan dalam membuat pupuk berkualitas lewat program Sistem Bertani dengan Agrosolution (Sibedas) melibatkan kerjasama antara Pemkab Bandung dengan PT Pupuk Kujang dan PT Pupuk Indonesia. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Petani di Kabupaten Bandung bakal dibekali pendampingan dalam membuat pupuk berkualitas lewat program Sistem Bertani dengan Agrosolution (Sibedas), yang melibatkan kerjasama antara Pemkab Bandung dengan PT Pupuk Kujang dan PT Pupuk Indonesia.

Selain pendampingan soal pupuk berkualitas dan ketersediaannya, kerjasama juga meliputi pendampingan petani dari para ahli agronomi dari Pupuk Kujang.

“Lewat MoU ini, kami akan mendampingi petani Kabupaten Bandung secara off farm dan on farm,” kata Maryadi, Dirut Pupuk Kujang dalam keterangan resmi yang diterima Tribun Jabar, Kamis (3/6/2021).

Penandatanganan MoU bersama Bupati Bandung, Dadang Supriatna, di gelar di Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu, (2//6/2021).

Direktur Utama Pupuk Indonesia Pangan, Budiono, memaparkan, pendampingan juga meliputi aspek pascapanen dan pemasaran. Pupuk Indonesia Pangan, kata Budiono, akan menjadi offtaker atau penjamin pembelian hasil tani.

“Tujuannya, supaya petani dimudahkan saat memasarkan hasil panen,” kata Budiono.

Supaya kerja sama itu berjalan dengan baik, Bupati Bandung Dadang Supriatna akan membenahi pembuatan kartu tani bagi petani di wilayah Kabupaten Bandung. Tujuannya, supaya penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran.

“Kami akan benahi kartu tani supaya penyaluran pupuk subsidi semakin baik. Kami upayakan ada 43 ribu kartu tani supaya petani di Kabupaten Bandung masuk daftar elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (eRDKK) sehingga mendapat kuota pupuk bersubsidi.

eRDKK adalah sistem pendataan bagi petani yang berhak mendapat kuota pupuk bersubsidi. Untuk mendapat pupuk bersubsidi tersebut, petani juga harus memegang kartu tani dan sudah terdaftar dalam eRDKK. Hal itu bertujuan supaya subsidi pemerintah tepat sasaran dan menjangkau petani yang laik dan memang membutuhkan.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved