Breaking News:

Kisah Guru Gagal Naik Haji, Sempat Dapat Seragam Batik, Kali Ini Batal Lagi, Sudah Tunggu 10 Tahun

Seorang guru dan istrinya gagal naik haji pafa tahun ini setelah tahun lalu juga tak jadi berangkat meski sudah dapt seragam batik

Penulis: Andri M Dani | Editor: Siti Fatimah
Andri M Dani / Istimewa
Uus Rumawan (58) dan istri, warga Dusun Bojongsari Desa Dewasari Cijeungjing Ciamis untuk kedua kalinya gagal berangkat naik haji gara-gaar Covid 

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Pemerintah Indonesia sudah mengambil keputusan pahit, untuk tahun 2021 ini kembali tidak memberangkatkan calon haji ke tanah suci Mekah.

Seperti yang terjadi tahun 2020 lalu, lantaran pandemi Covid-19.

Berbagai reaksi pun muncul bagi calon haji yang batal berangkat ke tanah suci Mekkah pada musim haji tahun 2021 ini.

Baca juga: Sembilan Tahun Menunggu, Ibadah Haji 2021 Ditunda, Calon Haji asal Ciamis : Kami Ikhlas

Seperti yang dialami pasangan suami-istri, Uus Rusmana SPd MPd dan Ny Herawati, warga Dusun Bojongsari Rt 05 RW 02 Desa Dewasari Cijeungjing Ciamis.

“Kami sudah mendengar informasi kalau pemberangkatan haji tahun 2021 kembali batal seperti tahun lalu. Kami tidak kecewa. Kami ikhlas, karena naik haji itu adalah undangan langsung dari Ilahi. Ya harus ikhlas,” ujar Uus Rusmawan (58), warga Dusun Bojongsari Rt 05 Rw 02 Desa Dewasari Cijeungjing Ciamis kepada Tribun Kamis (3/6).

Menurut Uus, ia bersama isteri sudah mendaftar untuk calon haji tahun 2012 lalu di Kantor Kemenag Ciamis.

Tahun 2020 sudah melunasi biaya pelaksanaan ibadah haji (BPIH/ONH).

Dan terjadwal akan berangkat haji bersama 1.092 orang lainnya calon haji dari Ciamis untuk musim haji tahun 2020 tersebut.

Uus dan isteri bergabung dengan KBIH Al Hasan Ciamis bersama 140 orang calon haji lainnya.

Untuk musim haji 2020 tersebut menurut Uus, persiapan sudah matang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved