Longsor Terjang Jalan di Sarimukti Membuat Truk Sampah Terhambat, Belasan Pengendara Motor Terjatuh

Longsor ini juga membuat pengendara kesulitan melewati jalur tersebut karena material lumpur membuat kondisi jalan licin

Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Longsor di daerah Sarimukti yang menutup jalan dan menimbun rumah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Longsor yang menerjang 7 titik di jalan Raya Cipatat-Cipendeuy, Desa Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) berdampak pada mobilitas truk sampah ke TPA Sarimukti, pada Rabu (2/6/2021).

Kepala UPT Kebersihan Kabupaten Bandung Barat (KBB) Nurjaman, mengatakan, untuk pengangkutan sampah dari masing-masing kabupaten kota termasuk KBB memang terganggu longsor.

"Di KBB yang tadinya biasa 2 rit sekarang hanya jadi 1 rit," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (2/6/2021).

Menurutnya, meski proses evakuasi jalur ke TPA Sarimukti telah bisa dilalui kendaraan, efek antrian bisa berdampak hingga berhari-hari dan hal tersebut akan berimbas pada volume sampah di beberapa daerah.

Ia mengatakan, UPT Kebersihan KBB mencatat tiap hari membuang sampah sebanyak 150 ton ke TPA Sarimukti. Jumlah sampah tersebut bisa diangkut sebanyak 50 rit oleh 30 unit truk pengangkut.

"Biasanya nanti tertumpuknya di masing masing TPS di daerah. Lalu setelah lancar beban ritase kita bertambah," ucap Nurjaman.

Selain itu, longsor ini juga membuat pengendara kesulitan melewati jalur tersebut karena material lumpur membuat kondisi jalan licin dan menyebabkan pengendara terjatuh.

Baca juga: Usai Hujan Deras, Sarimukti KBB Diterjang Longsor, Jalan Sempat Lumpuh dan 6 Rumah Tertimbun

Warga setempat Amin (42), mengatakan, sejak peristiwa longsor yang terjadi pada Selasa (1/6/2021) malam itu, tercatat sudah ada 12 kendaraan roda dua yang terjatuh.

"Jalan memang sudah bisa dilewati, tapi lumpurnya masih ada. Sejak tadi malam banyak motor terjatuh, saya hitung ada 12 motor," katanya.

Menurutnya, alat berat memang telah diterjunkan untuk membersihkan material tanah dan pohon yang dibawa longsor, tetapi untuk material berupa lumpur masih mengendap di lokasi.

Untuk membersihkan material lumpur, kata dia, diperlukan mobil pemadam kebakaran. Sementara sambil menunggu bantuan itu tiba, warga swadaya membersihkan jalur tersebut.

"Dari pada nanti banyak yang jatuh lagi, kita kerjabakti membersihkan lumpur menggunakan air dari sungai," ucap Amin.

Baca juga: Bencana Longsor di Kabupaten Tasikmalaya, Dua Rumah Tertimpa Longsor

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved