Breaking News:

Bencana Longsor di Kabupaten Tasikmalaya, Dua Rumah Tertimpa Longsor

encana longsor di Kabupaten Tasikmalaya melanda Kampung Sayuran, Desa Padakembang Kecamatan Padakembang, menyusul hujan deras

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Mega Nugraha
(foto: Istimewa/Dok Desa Mekarbuana Panawangan)
Runtuhan tebing setinggi 15 meter di Blok Babakan Dusun Cogreg Rt 01 RW 07 Desa Mekarbuana Kecamatan Panawangan Ciamis Minggu (23/5) malam menimbun ruas jalan kampung sepanjang 200 meter dan menimbun selokan Curug Ciwur sehingga memicu terjadinya genangan dan luapan air. Selama tiga hari terakhir warga setempat bergotong royong menyingkiran puing longsor yang menimbun selokan dan ruas jalan. Rabu (26/5) siang ruas jalan yang menghubungkan Dusun Cogreg dan Dusun Cimaneum Desa Mekarbuana sudah bisa kembali dilalui 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Bencana longsor di Kabupaten Tasikmalaya melanda Kampung Sayuran, Desa Padakembang Kecamatan Padakembang, menyusul hujan deras sepanjang Selasa (1/6) malam.

Akibat bencana longsor di Kabupaten Tasikmalaya itu, dua rumah rusak berat serta tiga lainnya terancam. Tak ada korban luka maupun jiwa dalam musibah itu.

Baca juga: Dua Bencana Longsor di Ciamis, Dinding Rumah Ade di Kawali Roboh

Kedua rumah tersebut milik Gani dan Sambas, dengan jumlah anggota keluarga sebanyak enam orang.

"Dua keluarga ini sempat menyelamatkan diri sebelum musibah terjadi," kata Syarif, anggota Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (2/6).

Baca juga: Objek Wisata Tiga Negara Asia di Karangresik Kota Tasikmalaya Diserbu Wisatawan

Syarif mengungkapkan, hujan di Kabupaten Tasikmalaya mulai turun sejak Selasa sore dan sempat reda.

"Namun malam harinya kembali turun dengan intensitas tinggi," ujarnya.

Baca juga: Peneliti ITB Lakukan Penelitian Longsor-Tsunami Anak Krakatau 2018, Sebut Soal Tsunami Senyap

Sebelum bencana longsor terjadi, Gani dan Sambas sudah membawa keluarga masing-masing untuk mengungsi.

"Lokasi kedua rumah terdampakk bencana longsor persis di bawah sebuah tebing. Awalnya Pak Gani mendengar suara seperri kerikil berjatuhan. Sadar akan ada musibah ia segera mengajak selurih penghuni rumah mengungsi, termasuk tetangganya," kata Gani.

Untuk sementara dua keluarga ini mengungsi sentara di lokasi yang aman.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved