Breaking News:

Siap-siap, Merokok Sembarangan di Bandung Bakal Didenda Rp 500 Ribu

Pemerintah Kota Bandung telah resmi memiliki Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2021 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Tiah SM
Plang Kawasan Tanpa Rokok di Alun-alun Kota Bandung. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung telah resmi memiliki Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2021 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Perda tersebut disosialisasikan langsung oleh Wali Kota Bandung Oded M Danial di Alun-alun Kota Bandung sebagai salah satu lokasi yang ditetapkan sebagai Kawasan Tanpa Rokok, Senin (31/5/2021).

"Alhamdulillah hari ini kita langsung sosialisasi tentang Perda 4 Tahun 2021 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Ini dilakukan karena menjelang hari tanpa tembakau sedunia," kata Oded, Senin.

Wisatawan beraktivitas saat jalan-jalan sore di Jalan Braga, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (30/5/2021). Jalan Braga yang menghadirkan heritage bernuansa tempo dulu yang kental dengan bangunan art deco yang klasik menjadi salah satu tempat favorit wisatawan yang berlibur di Kota Bandung, salah satunya dijadikan sebagai tempat nongkrong dan spot foto dan video. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)
Wisatawan beraktivitas saat jalan-jalan sore di Jalan Braga, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (30/5/2021). Jalan Braga yang menghadirkan heritage bernuansa tempo dulu yang kental dengan bangunan art deco yang klasik menjadi salah satu tempat favorit wisatawan yang berlibur di Kota Bandung, salah satunya dijadikan sebagai tempat nongkrong dan spot foto dan video. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) (Tribun Jabar/GANI KURNIAWAN)

Beberapa lokasi yang diatur dalam KTR di antaranya fasilitas kesehatan, perkantoran, tempat ibadah, fasilitas pendidikan, transportasi umum, ruang publik, dan tempat bermain anak.

Oded mengatakan, warga yang kedapatan merokok sembarangan di lokasi yang telah ditentukan oleh Pemkot Bandung akan langsung dikenakan denda di tempat.

"Dendanya Rp 500.000," ungkapnya.

Wisatawan beraktivitas saat jalan-jalan sore di Jalan Braga, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (30/5/2021). Jalan Braga yang menghadirkan heritage bernuansa tempo dulu yang kental dengan bangunan art deco yang klasik menjadi salah satu tempat favorit wisatawan yang berlibur di Kota Bandung, salah satunya dijadikan sebagai tempat nongkrong dan spot foto dan video. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)
Wisatawan beraktivitas saat jalan-jalan sore di Jalan Braga, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (30/5/2021). Jalan Braga yang menghadirkan heritage bernuansa tempo dulu yang kental dengan bangunan art deco yang klasik menjadi salah satu tempat favorit wisatawan yang berlibur di Kota Bandung, salah satunya dijadikan sebagai tempat nongkrong dan spot foto dan video. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) (Tribun Jabar/GANI KURNIAWAN)

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanegara mengatakan, Perda Nomor 4 Tahun 2021 tentang Kawasan Tanpa Rokok masih bersifat sosialisasi.

"Bertahap, tidak langsung denda, tapi ada sanksi sosial. Satu tahun akan diberlakukan (sosialisasi). Arahnya untuk kesehatan semua," jelas Ahyani.

Selama sosialisasi, Pemerintah Kota Bandung akan membuat roadmap sebelum berlaku penindakan perda.

"Roadmap-nya satu edukasi dulu, melindungi dirinya dan orang lain. Kedua, strateginya bisa membentuk satgas KTR, nanti di tempat umum Satpol yang turun. Lalu, masyarakat juga diberikan ruang melaporkan, jadi semua bisa mengawasi," ucapnya.

Selain pengawasan, Pemkot Bandung juga akan menyiapkan fasilitas untuk para perokok, yakni dengan menyediakan smoking room di tempat umum yang masuk KTR.

"Kriteria tempat merokok harus langsung ke udara," ucap dia.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved