Istana Garuda di Ibu Kota Negara Desain I Nyoman Nuarta Mampu Bunuh Virus dan Bakteri

Istana Presiden di Kawasn Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur bakal bernama Istana Garuda.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Nazmi Abdulrahman
I Nyoman Nuarta 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Istana Presiden di Kawasn Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur bakal bernama Istana Garuda. I Nyoman Nuarta, jadi seniman yang mendesain Istana Garuda di ibu kota baru Republik Indonesia itu.

Ia menyebut Istana Garuda di desain untuk hemat energi dan dapat membunuh virus serta bakteri. Basic desain Istana Garuda yang dirancangnya menerapkan konsep green building sesuai dengan permintaan dari Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Desain Istana Garuda di Ibu Kota Negara Baru Karya Nyoman Nuarta Disebut Plagiat, Ini Kata Nyoman

Nantinya, kata dia, bakal ada semacam bilah vertikal pada bagian depan agar kaca di bagian belakang tak terkena sinar matahari secara langsung. Konsep tersebut, kata dia, dapat mengurangi penggunaan AC di dalam ruangan.

"Itu dibuat di depannya ada bilah-bilah melindungi kaca yang ada di dalam dari terpaan matahari langsung, sehingga yang di dalam itu tidak terjadi efek rumah kaca. Pemakaian listrik untuk AC juga akan berkurang, karena sekarang Covid, ruangan itu harus dapat udara fresh," ujar Nuarta, di Nuart Sculpturepark, Selasa (1/6/2021).

Baca juga: Heboh Desain Istana Negara Dibikin oleh Pematung, Begini Jawaban Lengkap I Nyoman Nuarta

Pada bagian lapisan depan burung garuda, kata dia, nantinya bakal menggunakan logam tembaga sebagai bahan utama yang membentuk burung garuda.

Penggunaan logam diterapkan dengan mempertimbangkan sifat logam yang lentur, mudah dibentuk dan anti korosi. Tembaga pun, kata dia, merupakan konduktor yang baik dan tidak mudah untuk ditumbuhi jamur dan lumut. Tak hanya itu, tembaga juga tahan lama serta tidak membutuhkan perawatan.

"Dia (tembaga juga) sudah terbukti bisa membunuh virus, terus bakteri sudah jelas, makanya debu yang menempel di kulit garuda itu tidak akan tumbuh, karena pasti mati. Sekarang kita untuk membunuh lumut itu pakai tembaga bisa," katanya.

Bangunan Istana Garuda pun nantinya bakal menghadap ke bagian tenggara agar tidak terkena paparan sinar matahari dari timur dan barat secara langsung.

Baca juga: Gembar-gembor Ibu Kota Negara Pindah ke Pulau Kalimantan, Benarkah Bebas dari Gempa? Ini Faktanya

"Jadi suhu dalam gedung tidak terlalu panas. Ini kan juga bisa mengirit penggunaan pendingin ruangan," katanya.

Basic design Istana Garuda rancangan Nuarta telah diunggah melalui akun Instagram Presiden Joko Widodo. Karyanya pun mendapat pujian serta kritik dari berbagai pihak.

Menurut dia, proses awal terjadinya basic desain Istana Garuda yang akan menjadi Istana Kepresidenan itu, ketika dia bersama empat orang arsitek diundang oleh Kementrian PUPR dan diminta membuat 12 desain untuk komplek di Istana Presiden selama 10 hari.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved