Breaking News:

Inspektorat Inisiasi Kawasan Zona Anti Gratifikasi

Membangun zona integritas harus dilakukan mulai dari aparat pengawasan, baru kemudian diikuti perangkat daerah (PD) lainnya

Editor: bisnistribunjabar
Istimewa

TRIBUNJABAR.ID Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung menginisiasi Kawasan Zona Anti Gratifikasi. Inisiasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Komitmen Bersama Pegawai di Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung, Soreang, Senin (31/5/2021).

“Dengan komitmen ini, mudah-mudahan kita bisa berkontribusi terhadap pembangunan ‘good and clean governance’, sehingga ke depan kita bisa melihat Kabupaten Bandung yang lebih baik,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Kabupaten Bandung Diar Irwana.

Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Kabupaten Bandung Diar Irwana.
Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Kabupaten Bandung Diar Irwana. (Istimewa)

Menurut Plt. Inspektur, membangun zona integritas harus dilakukan mulai dari aparat pengawasan, baru kemudian diikuti perangkat daerah (PD) lainnya.

“Jadi saya canangkan Inspektorat Daerah dulu yang harus menjadi kawasan zona integritas. Artinya seluruh instrumen baik strukturalnya, auditornya, maupun P2UPD (Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah) nya, semuanya harus memiliki integritas yang kuat dalam melakukan tupoksinya, karena yang paling rawan integritas itu dalam aspek pemeriksaan,” urai Diar Irwana.

Pencanangan zona integritas,tuturnya, dilakukan pihaknya sebagai komitmen untuk mewujudkan ‘good and clean governance’ sekaligus mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Ini menjadi komitmen kita ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), bahwa aparat kita adalah aparat fungsional yang ‘good and clean’. Ini juga kita canangkan untuk mempertahankan WTP di tahun-tahun mendatang,” tuturnya pula.

Zona integritas, lanjut Diar, sudah ada sejak lama namun simbol tersebut tentu harus terus dikuatkan, dan itu harus dimulai dari fungsi pengawasan. “Nanti akan diikuti Setda, Bapenda, DPMPTSP, Disdukcapil, BKPSDM dan juga PD lainnya, itu harapannya. Kalau kita sudah mencanangkan, ya hati-hati. Karena semakin ke sini, kita akan banyak persoalan, dan pemeriksaan itu tidak boleh main-main,” tegas Diar Irwana.

Berikut poin-poin dalam Deklarasi Komitmen Bersama yang ditandatangani seluruh pegawai Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung:

Kami Pegawai Inspektorat Kabupaten Bandung Menyatakan Bahwa Kami Akan:
1. Berperan secara pro aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan curang;
2. Tidak menerima, meminta atau melakukan pemberian secara langsung atau tidak langsung berupa suap, gratifikasi, yang dianggap suap, hadiah atau bentuk lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
3. Bersikap jujur objektif, transparan dan akuntabel dalam melaksanakan tugas; Menghindari benturan kepentingan (conflict of interest) dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya;
4. Siap memberikan informasi apabila mengetahui adanya indikasi perbuatan curang maupun KKN dan siap melaporkan perbuatan penyimpangan integritas tersebut dengan tetap turtu menjaga kerahasiaan saksi atas pelanggaran peraturan yang dilaporkan;
5. Menghindari kegiatan usaha/perniagaan baik secara langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan pekerjaan dan jabatan;
6. Mematuhi segala bentuk peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Bila kami melanggar hal-hal tersebut di atas kami siap menerima sanksi sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.
Demikian pernyataan ini kami buat sebagai bentuk integritas kami selaku pegawai Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved