Breaking News:

Viral di Media Sosial

VIDEO VIRAL, Aksi Pria Ngamuk di Minimarket Tak Terima Ditegur Menyela Antrean, Begini Akhirnya

Sebuah video rekaman seorang pria ngamuk di minimarket viral di media sosial. Suasana pun mendadak mencekam, sempat terjadi aksi pengejaran.

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hermawan Aksan
Instagram @ndorobeii
Video viral pria ngamuk di minimarket tak terima ditegur menyela antrean 

"Mhn dbantu untuk kasir2 jg tlng yg nyelak antrian d edukasi srh antri dl"

taslimaenem56

"Sering kasir nya kl ada yg nyerobot antrial dilayanin aja, jadi nya kebiasaan konsumen nyerobot antrian.."

Ada juga beberapa warganet yang juga menyalahkan aksi si perekam.

whisnu_nur_sasongko

"Gara2 dia marah2 dan ngejar si perekam video, antrian yg udah dia selak jadi di selak orang."

ari1633

"Yg antri emg salah tp yg negor ga seharusnya di videoin ga semua hal hrus d videoin,,lbh bijaklah dlm mengambil video ckup d tegor,mngkin dy marah krn d videoin"

Baca juga: Viral Video BO 200 di Tasikmalaya, Gadis 15 Tahun dan Pemuda 17 Tahun Sudah Diamankan

Enggan Mengantre Beli Bensin, Oknum Anggota TNI Tampar Petugas SPBU

Beberapa waktu lalu kejadian serupa juga terjadi, seorang oknum anggota TNI menampar petugas SPBU Waipare, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, lantaran enggan mangantre.

Peristiwa penamparan oleh oknum anggota TNI terhadap petugas SPBU itu terekam dan videonya viral di media sosial

Kejadian itu bermula dari anggota TNI yang bertugas di Kodim 1603 itu enggan untuk mengantre ketika mengisi bensin. 

Komandan Distrik Militer (Dandim) 1603 Sikka, Letnan Kolonel Inf M Zulnaendra Utama, mengatakan antara anggota TNI dan petugas SPBU itu sudah sepakat berdamai.

"Masalah sudah selesai, keduanya bersepakat berdamai. Tadi malam, mereka sudah menandatangani surat pernyataan damai di ruang Kantor Ramil 1603-04/Kewapante pukul 20.00," katanya kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Rabu (26/5/2021).

Zulnaendra menyebut anggota Kodim 1603 yang ada dalam video itu sedang terburu-buru karena akan melakukan tugas di Desa Habi, Kecamatan Kangae.

Baca juga: Mutasi 80 Perwira Tinggi TNI, Mayjen Dudung Abdurachman dari Pangdam Jaya Jadi Pangkostrad

Kebetulan, motor anggota TNI kehabisan BBM dan akhirnya menuju ke pom bensin terdekat yaitu SPBU Waipare.

"Di SPBU, ia melihat antrean panjang, beliau langsung ke depan. Biasanya memang kita sudah ada kerja sama untuk anggota TNI atau Polri. Apabila mendesak terkait tugas yang akan dilaksanakan, itu bisa didahulukan," ujar Zulnaendra.  

"Ada kesalahpahaman dengan anggota SPBU sehingga terjadinya insiden itu," kata Zulnaendra.

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial video yang menampilkan seorang oknum anggota TNI berseragam menampar petugas SPBU Waipare, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, beredar di media sosial.

Dalam video itu, anggota TNI itu menampar petugas SPBU usai mengisi bensin. Video itu pun viral di media sosial seperti Facebook dan mendapat banyak komentar para netizen.

Sejumlah netizen mengecam dan menyayangkan ulah oknum anggota TNI tersebut.

Namun, tak lama setelah video itu viral, kasus penganiayaan yang dilakukan oknum TNI terhadap pegawai SPBU Waipare, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, telah selesai. Keduanya sepakat berdamai.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Oknum Anggota TNI Tampar Pegawai SPBU karena Tak Mau Mengantre, Dandim Sebut Kesalahpahaman"

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved