Breaking News:

Komplotan Pencuri Spesialis Minimarket Lintas Kota Diringkus Polres Bandung, Ada yang Residivis

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan dengan sasaran mini market. 

lutfi ahmad mauludin/tribun jabar
Komplotan pencuri spesialis pembobol minimarket yang ditangkap Polres Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Komplotan spesialis pembobol mini market berhasil diringkus Polres Bandung.

Dalam melakukan aksinya, komplotan ini berpindah-pindah dari satu kota ke kota lainnya.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan dengan sasaran minimarket

"Kami mengungkap dua TKP atau laporan polisi, yakni di wilayah Paseh dan Cicalengka," ujar Hendra, di Mapolresta Bandung, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (31/5/2021).

Hendra mengatakan, dapun pelaku  yang berhasi diamankan, sebanyak 5 orang, yakni HS (32), TS (30), PS  (36),  BP (34), dan DM (35).

"Masing-masing berperan, ada yang mencongkel, ada yang lewat belakang, kemudian ada yang mengeksekusi mengambil barang barang di dalam, ada juga spesialis membongkar brangkas. Nah, di salah satu tempat, mereka berhasil membongkar brangkas kurang lebih uangnya Rp 80 juta," kata Hendra.

Hendra menjelaskan, adapun modusnya mereka ini roadshow,  dari Bekasi ke Bogor, kemudian di daerah Sumedang, Garut, dan di kabupaten Bandung juga.

"Termasuk ke daerah Jawa Tengah, dari informasi pengakuannya seperti itu. TKP yang berhasil kami datakan, ada kurang lebih 10, mungkin nanti kami dalami lagi," tuturnya.

Hendra mengatakan, diinformasikan juga ada 2 orang pelaku yang merupakan residivis pasal kasus 365 atau pencurian dab kekerasan termasuk pernah ditahan di cebongan. 

"Salah satu pelaku pernah melakukan aksinya di tahun 2017 di wilayah Cimahi, sempat dilakukan peringatan oleh petugas, tetapi yang bersangkutan bisa melarikan diri, Alhamdulillah sekarang sudah bisa kami tangkap," katanya.

Hendra membenarkan, tiga dari 5 pelaku melakukan perlawanan, sehingga pihaknya melakukan tindakan tegas dan terukur.

Tiga di antara pelaku dihadiahi timah panas oleh petugas.

Saat digiring ke Mapolresta Bandung mereka terpincang-pincang.

"Adapun pasal yang diterapkan, pasal 363 KUHP, dengan ancaman pidana 9 tahun penjara," ucapnya.(*)

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved