Breaking News:

Kamu Ingin Beasiswa Kuliah? Bupati Bandung: Syaratnya Siswa Minimal Hapal 3 Juz Alquran

Kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Bandung akan segera dilakukan, Pemkab Bandung siapkan beasiswa kuliah untuk siswa berprestasi, minimal hafal 3

Istimewa
Bupati Bandung, Dadang Supriatna 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Bandung akan segera dilakukan, Pemkab Bandung siapkan beasiswa kuliah untuk siswa berprestasi, minimal hafal 3 juz Al-quran.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengugkapkan pihaknya kini prioritaskan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Pemkab Bandung siapkan beasiswa kuliah untuk siswa berprestasi, minimal hafal 3 juz Al-quran
Pemkab Bandung siapkan beasiswa kuliah untuk siswa berprestasi, minimal hafal 3 juz Al-quran (Istimewa)

"Kami prioritaskan PPDB ini di bulan Juni yah. Sebentar lagi kita akan melakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka," ujar Dadang, saat meninjau Yayasan Nurulfalah Sekolah Cinta Ilmu, Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu (30/5/2021).

Dadang yang akrab disapa Kang DS ini, mengatakan, sebab belajar mengajar tatap muka lebih efektif, dibanding dengan belajar daring.

"Kenapa, karena ada gestur gestur si pendidik yang bisa dilakukan dan ditiru oleh anak anak kita," kata Kang DS.

Kang DS, mengaku, pihaknya akan evaluasi pada awal bulan Juni, berapa kesiapan sekolah yang siap untuk KBM tatap muka. Saat disinggung bagaimana kesiapan untuk melakukan KBM tatap muka, Kang DS, mengatakan pihaknya akan mengupayakan.

"Saya akan upayakan dan pertimbangkan, dan Insya Alah siap," ucap Kang DS.

Selain itu, kata Kang DS, semoga dapat menjadi motivasi setelah SMA atau SLTA, pihaknya siapkan anggaran beasiswa.

"Beasiswa untuk mereka yang betul-betul berprestasi, minimal tahfidz, Al-quran 3 juz. Itu akan menjadi prioriti, menggunakan APBD, dan kami kerjasama dengan UNPAD dan UIN, insya Allah ini akan berjalan," ujarnya.

Dadang menjelaskan, dalam mempersiapkan PPDB, pihaknya sudah menyiapkan rencana, memang ada beberapa kegiatan yang tentu ini bisa dilakukan.

"Karena ada beberapa wilayah yang masih kekurangan SLTP dan SD, seperti di Rancamanyar (Baleendah), itu masih kekurangan SD. Maka kalau belum ada swasta akan kita dorong, namun ketika belum ada kita jadikan penambahan sekolah," ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: bisnistribunjabar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved