Breaking News:

Bandung Segera Berlakukan KBM Tatap Muka, Bulan Depan Evaluasi Kesiapan

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengugkapkan pihaknya kini prioritaskan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

lutfi ahmad mauludin/tribun jabar
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meninjau Yayasan Nurulfalah Sekolah Cinta Ilmu, Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu (30/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Bandung akan segera dilakukan.

Bupati Bandung Dadang Supriatna, mengugkapkan pihaknya kini memprioritaskan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

"Kami prioritaskan PPDB ini di bulan Juni yah. Sebentar lagi kita akan melakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka," ujar Dadang, saat meninjau Yayasan Nurulfalah Sekolah Cinta Ilmu, Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu (30/5/2021).

Dadang yang akrab disapa Kang DS ini, mengatakan belajar mengajar tatap muka lebih efektif, dibanding dengan belajar daring. 

"Kenapa, karena ada gestur gestur si pendidik yang bisa dilakukan dan ditiru oleh anak anak kita," kata Kang DS.

Kang DS, mengaku, pihaknya akan evaluasi  pada awal bulan Juni, berapa kesiapan sekolah yang siap untuk KBM tatap muka.

Saat disinggung bagaimana kesiapan untuk melakukan KBM tatap muka, Kang DS, mengatakan pihaknya akan mengupayakan.

"Saya akan upayakan dan pertimbangkan, dan Insya Alah siap," ucap Kang DS.

Selain itu, kata Kang DS, semoga dapat menjadi motivasi setelah SMA atau SLTA, pihaknya siapkan anggaran beasiswa.

"Beasiswa untuk mereka yang betul-betul berprestasi, minimal tahfidz, Al-quran 3 juz. Itu akan menjadi prioriti, menggunakan APBD, dan kami kerjasama dengan UNPAD dan UIN, insya Allah ini akan berjalan," ujarnya. 

Dadang menjelaskan, dalam mempersiapkan PPDB, pihaknya sudah menyiapkan rencana, memang ada beberapa kegiatan yang tentu ini bisa dilakukan. 

"Karena ada beberapa wilayah yang masih kekurangan SLTP dan SD, seperti di Rancamanyar (Baleendah), itu masih kekurangan SD. Maka kalau belum ada swasta akan kita dorong, namun ketika belum ada kita jadikan penambahan sekolah," ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved