Breaking News:

Aksi Mogok Berakhir Tengah Malam Ini, Pengrajin Tahu Tempe di Tasik Akan Mulai Beroperasi Kembali

Kendati diperkirakan merugi hingga Rp 1,5 miliar akibat mogok dua hari, para pedagang mengaku pasrah. Yang penting keluhan mereka sampai ke pemerintah

tribunjabar/handika rahman
ILUSTRASI - Produsen Tahu dan Tempe 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Aksi mogok seluruh pengrajin tahu tempe di Tasikmalaya berakhir Minggu (30/5/2021) tengah malam.

Pada Senin (31/5/2021), seluruh pengrajin tahu tempe yang diperkirakan berjumlah 2.500 orang mulai berproduksi kembali.

"Aksi mogok produksi sebagai bentuk keprihatinan kami atas naiknya harga kacang kedelai hingga mencapai Rp 11.000 per kg," kata Sekretaris Himpunan Pengrajin Tahu Tempe (HPT2) Tasikmalaya, Imin Muslimin, Minggu (30/5/2021).

Kendati diperkirakan merugi hingga Rp 1,5 miliar akibat mogok dua hari, para pedagang mengaku pasrah. Yang penting keluhan mereka itu bisa sampai ke pemerintah.

"Aksi akan berakhir Minggu tengah malam dan Senin dini hari kami mulai beroperasi kembali," kata Imin.

Seperti pada aksi mogok hari pertama, Sabtu (29/5), pada aksi hari kedua, Minggu (30/5), para pengurus HPT2 Tasikmalaya kembali melakukan sweeping di lapangan.

Mereka khawatir masih adanya pedagang tahu dan tempe yang berjualan di pasar-pasar.

"Namun alhamdulillah para pedagang kompak. Kami tidak menemukan adanya penjual tahu tempe berjualan.

Baca juga: 2 Hari Mogok Produksi, Pengrajin Tahu Tempe di Tasikmalaya Mengaku Rugi Rp 1,5 Miliar

Baca juga: Himpunan Pengrajin Tahu Tempe Sweeping Pasar Cikurubuk Kota Tasik, Pantau Aksi Mogok Produksi

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved