Persib Bandung
BERITA PERSIB Bandung - I Made Wirawan Berikan Dukungan untuk Aqil Savik di Timnas Senior
Aqil Savik menjadi satu-satunya pemain Persib Bandung yang mendapat panggilan dari Tim Nasional Indonesia senior asuhan Shin Tae-yong.
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Aqil Savik menjadi satu-satunya pemain Persib Bandung yang mendapat panggilan dari Tim Nasional Indonesia senior asuhan Shin Tae-yong.
Pemanggilan Aqil itu cukup mengejutkan karena Aqil bahkan tidak sekali pun bermain pada saat Maung Bandung berlaga di Piala Menpora 2021.
Bahkan suara miring pun kerap kali terdengar atas pemanggilan Aqil lantaran kontribusi serta pengalamannya masih minim untuk timnas senior.
Baca juga: Menanti Kepastian Liga 1 2021, Pelatih Persib Bandung Robert Alberts Tunggu Surat Resmi dari PSSI
Namun, sebagai pemain sekaligus mentor Aqil di Persib, kiper I Made Wirawan mengaku sangat mendukung kiprah Aqil bersama Timnas.
"Ya, kita semua pemain apalagi kiper kita satu tim ya kita saling support dan kita melihat Aqil sangat besar bisa main di Timnas dan itu bagus sekali," ucapnya kepada awak media belum lama ini.
Saat ini, Aqil dan skuat Garuda lainnya sedang menjalani pemusatan latihan serta persiapan menuju babak kualifikasi Piala Dunia 2022 di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Pemilik nomor punggung 78 itu berharap, Aqil bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya dan mendapat kesempatan untuk tampil.
"Kita sangat support dia dan mudah-mudahan bisa main, dia kan fokus buat yang SEA Games dan nanti bisa main sambil menunjukkan kualitasnya di situ."

"Saya yakin dia bisa berikan yang terbaik," ucapnya.
Pelajaran dari Piala Menpora
I Made Wirawan menjadikan ajang Piala Menpora 2021 menjadi pelajaran untuk menghadapi Liga 1 mendatang.
Meski mampu berlaga hingga partai puncak sebelum akhirnya ditumbangkan oleh musuh bebuyutannya, Persija Jakarta, Made menilai masih banyak yang harus diperbaiki.
Terutama permainan pribadinya yang menurut pemilik nomor punggung 78 itu masih cukup banyak kekurangannya.
"Kalau evaluasi tim mungkin pelatih lebih tahu, tapi saya pribadi kalau setiap pertandingan, turnamen, banyak yang harus diperbaiki lagi," ujar Made.
Baca juga: Persib Miliki Banyak Striker Berkualitas Hadapi Liga 1 2021, Begini Kata Wander Luiz
Sepanjang Piala Menpora bergulir, mantan pemain Persiba Balikpapan itu bermain lima kali dan menjadi pilihan utama Robert Alberts.
Dari lima laga itu, Made mencatatkan delapan kali penyelamatan, delapan kali kebobolan, dan tak ada catatan clean sheet.
Kendati menjadi pilihan utama Robert Alberts sepanjang Piala Menpora, Made mengaku tak ingin mengendurkan kerja kerasnya.
Apalagi di Liga 1, lawan yang akan dihadapi Maung Bandung sudah pasti lebih kuat karena tim lain sudah bisa memainkan pemain terbaiknya.

"Tapi saya pribadi fokus untuk nemperbaiki diri untuk lebih baik lagi," ucapnya.
Kondisi Fisik
Beberapa waktu lalu Made pun mengaku tidak mengalami kendala pada saat latihan bersama pertama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (24/5/2021).
Mulai hari itu, pemain Persib berlatih bersama setelah menjalani latihan mandiri seusai final Piala Menpora 2021.
"Puji Tuhan semua kami jalani dengan baik dengan disiplin jadi saat pertama kali kita kumpul dengan intensitas latihan yang midle, jadi enggak begitu banyak masalah buat pemain," ujar Made saat wawancara melalui Zoom setelah latihan.
Sebelum berlatih bersama, para pemain diberi program latihan mandiri untuk menjaga kondisi agar tidak menurun terlalu jauh saat kembali berkumpul.
Hal itulah, kata Made, yang membuat kondisi fisiknya tetap di level yang cukup tinggi ketika memulai latihan bersama lagi.
"Ya, pastinya. Kalau kita enggak ikuti program, kan bisa jadi kita ngedropnya jauh," ucapnya.
Made menambahkan, jika tidak melakukan latihan mandiri, berat bagi pemain untuk bisa mengembalikan kondisi fisik.
"Karena kita enggak latihan kan cukup lama, hampir tiga minggu kita free dan program latihan semua kita mulai lagi. Kalau kita enggak ada program latihan, ya pasti kita ada penurunan," ucapnya.
Saat hari pertama berlatih, dia mengatakan kondisinya berada di sekitar 75 persen.
Jadi, tidak akan butuh waktu lama untuk mengembalikan level yang ideal. (*)