Breaking News:

Program Petani Milenial Pemprov Jawa Barat Segera Merambah Sektor Ayam Pedaging

Adapun petani milenial yang dibina yakni Pondok Wirausaha Puyuh. Untuk ayam pedaging perusahaan offtakernya PT Suryapratama Nusantara Sejahtera.

Istimewa
Petani Milenial, program terbaru Pemda Jawa Barat, di bidang peternakan kini telah memasuki tahap magang. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Petani Milenial yang merupakan program terbaru Pemda Jawa Barat terus bergulir.

Di bidang peternakan kini telah memasuki tahap magang. Proses magang merupakan salah satu syarat utama Petani Milenial yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, Jafar Ismail, magang yang telah berjalan di DKPP baru untuk komoditas telur puyuh, sementara untuk komoditas ayam pedaging belum dilakukan.

"Untuk kegiatan magang tersentral pada lokasi yang ditetapkan perangkat daerah. Komoditas puyuh dilakukan di lokasi induatri di Sukabumi, komoditas ayam pedaging di lokasi industri di Kabupaten Bandung," ucap Jafar di Bandung, Jumat (28/5/2021).

Menurut Jafar, kegiatan magang melibatkan sejumlah pembicara baik dari kalangan praktisi profesional, perusahaan, industri yang diikuti 66 peserta yang  terpilih dalam seleksi tahap dua.

Baca juga: Bisa Hasilkan Jutaan Rupiah Perbulan, Ini Program Magang Bagi Petani Milenial Ternak Puyuh

Komoditas puyuh melibatkan offtaker CV Slamet Quail Farm (SQF) yang berlokasi di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya Cilangkap.

Adapun petani milenial yang dibina yakni Pondok Wirausaha Puyuh. Untuk ayam pedaging perusahaan offtakernya PT Suryapratama Nusantara Sejahtera.

Jafar menambahkan, mereka yang terpilih dalam seleksi tahap dua berjumlah 66 orang, masing-masing 33 orang untuk komoditas burung puyuh dan 33 orang lainnya komoditas ayam pedaging.

Untuk komoditas burung puyuh berlangsung selama 3-7 hari masing-masing dilakukan di masa Idulfitri sebanyak delapan orang. Tanggal 26-29 Mei sebanyak 6 orang. Tanggal 30 Mei - 2 Juni sebanyak 10 orang.

“Untuk pemagangan komoditas ayam pedaging rencananya akan dilakukan selama enam bulan dan peserta sekaligus 33 orang," tambahnya.

Widyaiswara Ahli Madya PIC Petani Milenial Bidang Peternakan, Siti Rochani, berharap, setelah mengikuti magang, para peserta dapat beternak secara mandiri melalui dukungan permodalan perbankan dan sumber lainnya.

"Kami berharap mereka para calon petani milenial dapat berternak secara mandiri yang tentunya didukung permodalan oleh perbankan," ujarnya.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved