Breaking News:

Polres Subang Kembali Ungkap Modus Penjualan Narkotika via Online, Kali Ini Lewat Facebook

Satuan Reserse Narkoba Polres Subang berhasil mengamankan dua pelaku dengan barang bukti ratusan gram serbuk kristal diduga narkotika berjenis sabu.

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Irvan Maulana
Jajaran Polres Subang saat memamerkan barang bukti hasil pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba di Mapolres Subang, Jumat (28/5/2021) 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TIBUNJABAR.ID, SUBANG - Modus baru jual beli narkotika lewat online di Kabupaten Subang kembali terungkap.

Satuan Reserse Narkoba Polres Subang berhasil mengamankan dua pelaku dengan barang bukti ratusan gram serbuk kristal diduga narkotika berjenis sabu.

Kasat Reserse Narkoba Polres Subang Iptu Ronih mengungkap, transaksi penjual dan pembeli dilakukan dengan media sosial.

"Mereka beli lewat facebook, tapi penjual berinisial AH masih DPO, saat ini kami masih menyelidiki dan mengembangkan kasus tersebut," ujar Iptu Ronih usai sesi wawancara di Mapolres Subang, Jumat (28/5/2021).

Diketahui, sebelumnya Satuan Reserse Narkoba Polres Subang juga berhasil mengungkap jaringan produksi narkotika berjenis tembakau sintetis yang dijual melalui online via Direct Message Instagram.

"Kasus transaksi serupa dilakukan oleh kedua tersangka yang telah kami amankan 16 Mei 2021 lalu, hanya kali ini mereka transaksi via Facebook," imbuhnya.

Satuan Reserse Narkoba Polres Subang berhasil mengamankan pelaku saat tengah mengambil barang yang dibeli via facebook di TPU Soklat Kabupaten Subang.

Baca juga: Polisi Tangkap 8 Pengedar Narkoba Jaringan Aceh, Sita 2,6 kg Sabu dan 140 kg Ganja Kering

"Barang bukti berupa 5 bungkus plastik klip berisi kristal diduga sabu sebarat 100 gram, sat buah tas slempang warna hitam, satu unit kendaraan roda dua, dan satu buah gawai berwarna silver," papar Kasat Reserse Narkoba Polres Subang.

"Sama seperti sebelumnya, namun kali ini lewat facebook, mereka membeli melalui media sosial dengan sandi tertentu, kemudian si penjual menempelkan barang tersebut di salah satu tempat di TPU tadi," kata dia.

Pihaknya kini masih melakukan penyelidikan terhadap tersangka AH yang merupakan penjual yang saat ini masih DPO.

"Saya harap masyarakat bisa teredukasi, media sosial seharusnya dilakukan untuk komunikasi yang baik, kami juga memohon jika masyarakat mencurigai aktivitas penyalahgunaan narkotika di sekitar tempat tinggalnya segera laporkan kepada kami," pungkasnya.

Baca juga: SEMPURNANYA Hidup Bandar Narkoba Ini, Suami Kedua Ditembak Mati, yang Pertama Dipenjara

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved