Breaking News:

Curhat Perajin Tahu di Cicalengka Bandung, Ikut Mogok Produksi dan Berharap Harga Normal Lagi

Perajin tahu di Kampung Nagrog, Desa Babakan Peuteuy, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, turut melakukan mogok produksi.

Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Seorang pegawai sedang membersihkan tempat pembuatan tahu. Perajin tahu di Kampung Nagrog, Desa Babakan Peuteuy, Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, memilih mogok produksi, Jumat (28/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perajin tahu di Kampung Nagrog, Desa Babakan Peuteuy, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, turut melakukan mogok produksi, Jumat (28/5/2021).

Sinta Komalasari (36) mengatakan, alasan melakukan mogok produksi untuk berpartisipasi sebagai bentuk solidaritas para pembuat tahu.

"Solidaritas saja. Masa yang lain enggak produksi, saya produksi. Solidaritas dan menghargai mereka yang sedang memperjuangkan supaya harga kacang kedelai stabil," ujar Sinta saat ditemui di tempat pembuatan tahunya.

Sinta mengaku, dari kemarin sudah mulai berhenti produksi.

Dia akan memproduksi tahu lagi mulai Minggu (30/5/2021).

"Soalnya kan yang dagang libur hari ini dan akan mulai berjualan hari Senin, maka kami akan mulai produksi hari Minggu," kata Sinta.

Sedangkan dalam surat edaran Pauyuban Tahu Tempe Jawa Barat, mogok produksi dilakukan pada 28- 30 Mei 2021.

Sinta megatakan, memang berat untuk para perajin tahu tempe jika harga kedelai terus merangkak naik.

Baca juga: Tidak Ada Aksi Mogok Produksi Tahu dan Tempe di Ciamis, Ini Solusi yang Ditawarkan

"Mulai merangkak naik sejak tahun baru 2021, dari harga sekilogram kedelai Rp 6.900, kini sampai Rp 11 ribu," kata Sinta, yang telah memproduksi tahu selama 10 tahun ini.

Halaman
12
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved