Breaking News:

Ukuran Tahu di Tasikmalaya Bakal Lebih Kecil, Perajin Pilih Tak Naikan Harga

Perajin tahu di Tasikmalaya memilih memperkecil ukuran ketimbang menaikkan harga.

istimewa
Perajin tahu di Nagrog, Kota Tasikmalaya, tetap berproduksi meski kapasitas produksinya dikurangi akibat kenaikan harga kedelai. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Perajin tahu di Kampung Nagrog, Kelurahan Sukamaju Kidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, mengubah ukuran tahun menghadapi lonjakan harga kedelai.

"Kami di sini lebih memilih memperkecil ukuran tahu daripada menaikkan harga. Karena tahu sendiri kalangan apa yang membeli tahu," kata Yanti (36), salah seorang perajin tahu, Kamis (27/5/2021).

Menurut Yanti, meski para perajin sudah memperkecil ukuran namun penurunan pendapatan tetap saja terjadi. 

"Meski ukuran diperkecil, tapi tidak kecil-kecil amat, Pak. Nanti malah tidak laku. Ya, dikecilin sedikit, sehingga tetap mengurangi pendapatan," ujar Yanti.

Yanti bersama perajin tahu lainnya di Kampung Nagrog juga melakukan penurunan produksi.

"Saat harga kedelai normal sekitar Rp 7.000 per kg, saya biasa memproduksi tahu sebanyak 1,5 kuintal setiap harinya," kata Yanti.

Pada saat sekarang harga kedelai mencapai Rp 11.000 per kg, ia hanya mampu berproduksi setiap harinya sebanyak satu kuintal.

Ia berharap pemerintah turun tangan dan harga kedelai berada di level yang wajar. 

Baca juga: Besok, Pengrajin Tahu di Purwakarta Akan Mogok Produksi, Gara-gara Harga Kedelai Naik Terus

Penulis: Firman Suryaman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved