Breaking News:

Seperti Edelweiss, Tak Mudah Layu, Bunga Rawa Ini Juga Tak Boleh Dipetik, Ini Alasannya

Rancaupas menjadi salah satu tempat berkembangnya, bunga rawa yang karakternya mirip seperti bunga edelweiss

istimewa
Rancaupas menjadi salah satu tempat berkembangnya, bunga rawa yang karakternya mirip seperti bunga edelweiss 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Rancaupas menjadi salah satu tempat berkembangnya, bunga rawa yang karakternya mirip seperti bunga edelweiss "syngonathus flavidulus", jika dipetik tak layu atau sulit membusuk.

Beberapa pencinta alam setuju dengan rencana pengelola Rancaupas, untuk budidaya bunga badi yang tumbuh di rawa Rancaupas.

Seorang pencinta alam yang merupakan anggota Mapalagi, Deni (34), menyetujui budidaya jika tersebut jika itu merupakan tanaman endemik di situ.

"Sutu, bahkan harus dibudidayakan jika memang itu tanaman endemik. Jika bunga ditanam banyak, pasti akan terlihat bagus juga," ujar Deni, Kamis (27/5/2021).

Deni mengatakan, apalagi kalau memang bunga itu jarang sampai dilindungi, maka harus dibudidayakan.

"Supaya tetap ada dan lebih banyak," katanya.

Namun, kata Deni, ketika siapa saja yang berkunjung ke sana harus menerapkan etika berpetualang di alam bebas.

"Jangan ngambil apapun selain gambar atau foto, jangan bunuh apapun selain waktu, jangan meninggalkan apapun selain jejak," ucap dia.Begitu juga dengan pencinta alam dari Mahapeka, Jaka Muhammad (29), jika memang membudidayakan itu bagus. 

"Jadi jika membudidayakan untuk tujuan supaya tidak punah, ya itu bagus, sah-sah saja," kata Jaka.

Namun jika nantinya dijadikan spot wisata, kata Jaka, jangan sampai dibawa oleh para pengunjung.

"Boleh foto di situ, tapi jangan dibawa atau dipetik," ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved