Breaking News:

Normalisasi Sungai Cikalapa, Anggaran dari Konsorsium Kawasan Industri

Sungai Cikalapa dinormalisasi sepanjang 6,5 kilometer. Anggaran pengerjaannya dilaku-kan secara konsorsium dari beberapa kawasan industri di Karawang

Istimewa
Kedua kiri Wakil Bupati Karawang Aep Syaepulloh bersama Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana (kanan) 

TRIBUNJABAR.ID KARAWANG,  Penanganan banjir menjadi satu fokus kepemimpinan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dan Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh. Keseriusan itu dibuktikan mereka dengan menormalisasi Sungai Cikalapa yang menjadi satu penyebab banjir di Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.

Secara bertahap upaya penanganan pencegahan banjir dilakukan pemerintah, seperti normalisasi Sungai Cikalapa. Pemkab Karawang pun mengajak sejumlah kawasan industri dan perusahaan untuk ikut serta dalam proyek normalisasi tersebut.

Proyek normalisasi Cikalapa menggu-nakan sistem kerja sama konsorsium perusahaan dengan berkoordinasi bersama Dinas PUPR Karawang.
"Insya Allah ini jadi satu upaya Pemkab dan pihak industri agar banjir yang sempat terjadi beberapa waktu lalu tidak terjadi lagi, kami mohon doa juga dari masyarakat agar pelaksanaan proyek berjalan lancar dan bisa selesai secepatnya," kata Cellica saat meninjau proyek itu, belum lama ini.

karawang2705a
karawang2705a (Istimewa)

Sungai Cikalapa dinormalisasi sepanjang 6,5 kilometer. Anggaran pengerjaannya dilaku-kan secara konsorsium dari beberapa kawasan industri di Karawang. Dalam prosesnya, peme-rintah mencoba meyakinkan perusahaan dengan mengajaknya dalam tiga kali pertemuan.

Setiap kali hujan, warga Desa Wadas harus kebanjiran dari meluapnya Sungai Cikalapa. Hulu Sungai yang rusak akibat kawasan industri dan penyempitan badan sungai oleh pemukiman dinilai menjadi penyebabnya.

"Pemerintah tidak tahu berapa anggaran-nya. Kami hanya pastikan jika pengerjaan normalisasi sungai Cikalapa ini dilakukan oleh konsorsium perusahaan, dan kawasan industri, ada Sedana Golf, KIIC, KJIE, Pertiwi Lestari, dan Rolling Hills," kata Aep Syaepuloh.

Aep mengatakan normalisasi saat ini mencapai 70 persen untuk wilayah hilirnya. Selanjutnya pengerjaan perbaikan harus juga dilakukan di wilayah hulu sungai. "Tadi di hulu, dekat dengan Kampung Budaya itu kita buatkan embung," katanya.

Kendati baru mencapai 70 persen, proyek normalisasi Sungai Cikalapa sudah terlihat memberikan dampak yang baik bagi masyarakat sekitar. "Tadi warga bercerita, hujan lebat beberapa hari yang lalu tidak menyebabkan banjir," kata Aep.

Pemkab Karawang juga berencana membongkar bangunan liar di sepanjang Kali Cikalapa. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta II. Surat pembongkaran pun sudah dilayangkan. (cikwan suwandi)

Editor: bisnistribunjabar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved