Breaking News:

Banjir di Baleendah Sudah Surut, Mengapa Para Pengungsi Belum Kembali ke Rumah? Ini Alasan Mereka

elly Aprianty (29), memilih tetap bertahan di pengungsian selter BPBD Kabupaten Bandung, di Baleenda.

lutfi ahmad mauludin/tribun jabar
Kondisi pengungsian di Shelter BPBD Kabupaten Bandung, yang berada di Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu (26/5/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Meski banjir di Kabupaten Bandung sudah surut total, korban banjir di Baleendah masih tetap bertahan pengungsian, Rabu (26/5/2021).

Seperti halnya warga Kampung Cigosol, Kelurahan Andir, Baleendah, Selly Aprianty (29), memilih tetap bertahan di pengungsian selter BPBD Kabupaten Bandung, di Baleendah untuk antisipasi, khawatir terjadi banjir kembali.

"Kami mau bertahan dulu di sini, antisipasi jika terjadi lagi banjir. Memang sekarang sudah surut, tapi kalau banjir lagi nanti bolak-balik, kasian anak-anak," kata Selly, saat ditemui di pengungsian.

Selly mengungakapkan, selain khawatir terjadi banjir lagi kondisi rumahnya kini masih lembab.

Sejumlah titik di Dayeuhkolot, Bojongsoang, Baleendah, Kabupaten Bandung, kembali direndam banjir, Selasa (25/5/2021).
Sejumlah titik di Dayeuhkolot, Bojongsoang, Baleendah, Kabupaten Bandung, kembali direndam banjir, Selasa (25/5/2021). (Tribunjabar.id/Lutfi Ahmad Mauludin)

"Tadi memang kami sudah membereskan rumah karena banjir sudah surut, tapi sekarang masih lembab," ujarnya.

Menurut Selly, kini pengungsi yang ada di Selter BPBD terdapat 16 kepala keluarga, rerdapat 46 jiwa.

"Di sini (pengungsian) ada 5 balita, 2 bayi, dan sekitar 10 anak-anak," kata Selly.

Lalu lintas Jalan Banjaran Dayeuhkolot yang kemarin terputus, karena terendam banjir, kini sudah normal kembali. Foto diambil Rabu (26/5/2021).
Lalu lintas Jalan Banjaran Dayeuhkolot yang kemarin terputus, karena terendam banjir, kini sudah normal kembali. Foto diambil Rabu (26/5/2021). (lutfi ahmad mauludin/tribun jabar)

Selly mengatakan, akibat banjir yang terjadi kemarin banyak warga yang tak mampu menyelamatkan barang-barangnya, sebab banjir datang tiba-tiba dan tak terduga.

"Sore harinya gak hujan, malamnya hujan tapi kecil, tapi pas tengah malam tiba-tiba air sudah besar," ucap dia.

Halaman
12
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved