Breaking News:

Anggota Ormas Keroyok Polisi di Sumedang, Kesbangpol Turun Tangan: Kami Bisa Saja Usulkan Pembubaran

Sembilan anggota ormas dan empat orang ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus pengeroyokan anggota polisi di Kabupaten Sumedang

Tribunnews.com
Ilustrasi pengeroyokan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang turun tangan terkait adanya aksi anggota ormas yang melakukan pengeroyokan terhadap polisi yang bertugas di Polsek Tanjungkerta bernama Bripka Yuyus Subhan.

Sebelumnya, anggota Polres Sumedang mengamankan sembilan anggota ormas dan empat orang ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus pengeroyokan yang terjadi pada Rabu (19/5/2021) di Dusun Sindangjaya, Desa Jatihurip, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, sekitar pukul 23.00 WIB.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Sumedang, Asep Tatang Sujana mengatakan, terkait pelanggaran ormas itu untuk sementara ini pihaknya hanya memiliki kewenangan untuk melaporkan kasus tersebut ke Kesbangpol Provinsi dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Tapi, dalam aturan yang akan datang, kita bisa saja mengusulkan dan menyampaikan untuk misalnya pembubaran, kalau untuk sekarang kita hanya menginformasikan," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Rabu (26/5/2021).

Terkait pembubaran ormas yang melakukan pelanggaran itu,kata Asep, hal tersebut merupakan kewenangan dari Kemendagri atau Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Untuk sementara ini, pihaknya akan terus menggali informasi lebih dalam terkait kasus pengeroyokan yang dilakukan anggota ormas terhadap polisi itu karena sejauh ini pihaknya baru mengetahui kasus tersebut dari pemberitaan.

"Kaitan dengan keberadaan ormas, tentunya ini menjadi perhatian Kesbangpol, nanti kita akan meminta informasi dari unsur kepolisian terkait pelanggaran yang dilakukan ormas tersebut," kata Asep.

Baca juga: Kasus Pengeroyokan Polisi di Sumedang, 4 Anggota Ormas Jadi Tersangka, 2 Orang Masih di Bawah Umur

Setelah mendapat informasi terkait kasus, riwayat ormas dan proses hukum yang berjalan, pihaknya akan menjadikan informasi tersebut sebagai dasar untuk melakukan langkah selanjutnya.

Selain itu, kata Asep, pihaknya juga akan langsung memberikan informasi terhadap ormasnya, bahwa sudah ada proses hukum yang diberikan terhadap anggota ormas tersebut.

Halaman
12
Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved