Breaking News:

50 Hidden Paradise Pariwisata Ditemukan di Jawa Barat, Segera Dieksplorasi Disparbud Jabar

Disparbud Jabar telah menemukan 50 wisata alam yang selama ini menjadi permata tersembunyi dan segera menjadi tempat wisata baru di Jawa Barat.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Tarsisius Sutomonaio
istimewa
pariwisata jabar jembatan gantung situ gunung 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat telah menemukan 50 wisata alam yang selama ini menjadi permata tersembunyi dan segera menjadi tempat wisata baru.

Pengembangan pariwisata tersebut merupakan upaya membangkitkan pariwisata Jabar yang terdampak Covid-19.

Kepala Disparbud Jabar, Dedi Taufik, mengatakan pengembangan destinasi baru ini merupakan salah satu strategi dan persiapan mengembalikan potensi ekonomi yang sempat menurun saat pandemi Covid-19.

Pengembangan dan pembukaannya pun akan tetap memberlakukan prokes.

Dedi Taufik mengatakan dalam keadaan normal, berdasarkan data BPS Jabar tahun 2019, pariwisata menyumbang Rp 3,3 triliun atau sebesar 16 persen dari keseluruhan realisasi PAD provinsi yang sebesar Rp 19,8 triliun.

Karena itu, tidak heran jika pariwisata akan menjadi salah satu penggerak perekonomian terbesar di Jabar.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Dedi Taufik, di Mason Pine, Padalarang.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Dedi Taufik, di Mason Pine, Padalarang. (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Baca juga: Wawancara Eksklusif Kadisbudpar Jabar Dedi Taufik Kurohman: Bangkitkan Pariwisata, Tekan Covid-19

Dari kabupaten/kota di Jawa Barat, jumlah pendapatan sektor pariwisata selama triwulan pertama atau Januari sampai Maret 2021 sebesar Rp 819 miliar. Jumlah itu diperoleh dari pajak hotel, restoran dan rumah makan, tempat hiburan, dan retribusi.

“Kami telah mengidentifikasi 50 hidden paradise untuk potensi wisata alam di Kabupatem Garut, Bandung, Bandung Barat, Cianjur, Pangandaran, Tasikmalaya, Sukabumi, Purwakarta, Subang, dan Bogor,” kata Dedi Taufik melalui ponsel, Rabu (26/5/2021).

Dengan kekayaan alam yang ada di Jawa Barat, Dedi Taufik optimistis industri pariwisata bisa bangkit setelah mengalami keterpurukan. Potensi alam pun akan ditopang dengan kekayaan budaya dan sejarah hingga kuliner serta belanja.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved