Breaking News:

Uu Ruzhanul Ulum: Membangun Desa Sama dengan Membangun Jawa Barat

Sebanyak 5.312 desa di Jawa Barat, tuturnya, diupayakan mendapat berbagai program pembangunan dari Pemprov Jabar

Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
Pak Uu saat memberikan sambutan pada Acara Deklarasi Indeks Desa Membangun (IDM) Kabupaten Ciamis Tahun 2021, di Kabupaten Ciamis, Senin (24/5). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat terus berupaya meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat, sekaligus membuatnya kian dirasakan oleh masyarakat secara merata.

Dengan demikian, kehadiran pembangunan dapat dirasakan tidak hanya di kawasan perkotaan, namun juga di pedesaan di Jawa Barat.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan bahwa mendorong peningkatan ekonomi memang penting. Namun yang tidak kalah penting adalah membuat manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Jawa Barat.

Baca juga: Wagub Jabar Uu Ruzhanul Bersama Buruh Serukan Dukungan untuk Rakyat Palestina

Selama ini, kata Pak Uu, memang pertumbuhan ekonomi Jawa Barat selalu lebih tinggi dari angka pertumbuhan ekonomi nasional. Namun ternyata, pertumbuhan ekonomi tersebut baru terjadi di sebagian kawasan di Jawa Barat, belum merata sampai ke banyak pedesaan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama dirinya, kata Pak Uu, telah mencermati hal tersebut. Karenanya, di bawah kepemimpinan pasangan ini, salah satu fokus utama pembangunan di Jawa Barat adalah pembangunan desa-desa.

"Ini menjadi pekerjaan dan tanggung jawab kita bersama, mari kita tingkatkan ekonomi secara merata dan adil," kata Pak Uu saat memberikan sambutan pada Acara Deklarasi Indeks Desa Membangun (IDM) Kabupaten Ciamis Tahun 2021, di Kabupaten Ciamis, Senin (24/5/2021).

Membangun desa, kata Pak Uu, berarti membangun Jawa Barat. Sebanyak 5.312 desa di Jawa Barat, tuturnya, diupayakan mendapat berbagai program pembangunan dari Pemprov Jabar. Dari mulai pembangunan di bidnang ekonomi, agama, budaya, sampai infrastruktur desa.

Baca juga: Hari Pertama Kerja, Sejumlah Kabiro Terancam Kena Potong Tunjungan, Pak Uu Tak Lihat Saat Sidak

"Berpihak kepada desa sama dengan berpihak kepada kabupaten, berpihak kabupaten sama dengan berpihak kepada provinsi. Artinya jika desa disebut maju, maka Jawa Barat disebut maju. Kita upayakan listrik untuk desa, infrastruktur untuk desa, informasi masuk desa, dan program-program lainnya, itu salah satu bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap desa-desa," katanya.

Pemerintah Daerah Provinsi Jabar, kata Pak Uu, berupaya membangun desa lewat program unggulan melalui Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa) mulai dari One Village One Company (OVOP), desa digital, hingga pengembangan desa wisata.

Dirinya pun menjelaskan, Pemda Provinsi Jabar terus mendorong segala potensi di desa mulai dari perkebunan, perikanan, pertanian, budaya, hingga wisata.

Di masa kepemimpinan Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan dirinya, Pak Uu mengatakan Pemda Provinsi Jabar menargetkan hadirnya Desa Juara, yakni desa yang mampu menghidupi warganya dari hasil produksi desa itu sendiri sehingga warga sejahtera dan terpenuhi segala kebutuhannya dengan tetap menjaga iman dan takwa.

Adapun dalam deklarasi Indeks Desa Membangun, katanya, bertujuan memotret perkembangan kemandirian desa berdasarkan implementasi Undang-Undang Desa dengan dukungan Dana Desa serta Pendamping Desa.

Baca juga: Uu Ruzhanul Sebut Edukasi Keuangan bagi Pekerja Migran Penting, Ini yang Akan Pemprov Jabar Lakukan

"Indeks Desa Membangun ini sendiri dikembangkan berdasarkan konsep bahwa untuk menuju desa maju dan mandiri perlu kerangka kerja pembangunan berkelanjutan, di mana aspek sosial, ekonomi, dan ekologi menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi serta kemampuan desa untuk mensejahterakan kehidupan desa," katanya.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved