Breaking News:

Konsumen Peduli Ukuran, Takaran, Timbangan dan Pasar Rakyat Juara: Solusi Jitu Pulihkan Ekonomi

Pasar rakyat merupakan salah satu pusat perekonomian yang memiliki kontribusi besar dalam mendorong perekonomian lokal dan nasional. Untuk m

Editor: bisnistribunjabar
Istimewa
Untuk meningkatkan citra pasar rakyat, Kementerian Perdagangan mendorong penerapan SNI Pasar Rakyat dan penerapan Pasar Tertib Ukur. 

TRIBUNJABAR.ID, Bandung, 25 Mei 2021 – Pasar rakyat merupakan salah satu pusat perekonomian yang memiliki kontribusi besar dalam mendorong perekonomian lokal dan nasional. Untuk meningkatkan citra pasar rakyat, Kementerian Perdagangan mendorong penerapan SNI Pasar Rakyat dan penerapan Pasar Tertib Ukur. “Pasar rakyat yang ada di Indonesia perlu terus dikembangkan dan distandarkan dengan tujuan untuk meningkatkan citra pasar rakyat, mememnuhi tuntutan konsumen terhadap pasar, dan memberdayakan komunitas pasar. SNI 8152:2015 tentang Pasar Rayat yang dibangun oleh Kementerian Perdagangan menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut” ujar Ir. Chandrini Mestika Dewi, M.Si, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perdagangan, Kementerian Perdagangan pada kegiatan Seminar Nasional “Sinergi Metrologi Pulihkan Ekonomi Nasional”.

Ibu Atalia Praratya Kamil, MI.Kom, istri Gubernur Jawa Barat, selaku Duta Pasar Rakyat juara Provinsi Jawa Barat.
Ibu Atalia Praratya Kamil, MI.Kom, istri Gubernur Jawa Barat, selaku Duta Pasar Rakyat juara Provinsi Jawa Barat. (Istimewa)

Sinergisitas Pasar ber-SNI dengan program Pasar Tertib Ukur dan Pasar Rakyat Juara mendorong peningkatan nilai tambah dalam hal menambah kepercayaan konsumen terhadap transaksi perdagangan di pasar rakyat. “Jaminan terhadap kebenaran hasil pengukuran atas kuanta barang yang dibeli merupakan salah satu hal yang perlu menjadi perhatian.” ujar Rusmin Amin, Direktur Metrologi dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan secara daring dan dihadiri oleh hampir sebanyak 1,658 orang peserta. Rusmin Amin menambahkan membangun pasar rakyat tidak hanya membangun secara fisik tetapi juga bagaimana membangun lingkungan dan komunitas pasar yang mendukung terwujudnya pasar tertib ukur dan juga pasar rakyat juara.  Kabupaten Purwakarta telah melakukan terobosan dengan melibatkan komunitas ibu-ibu sebagai relawan yang membantu mengedukasi pada pedagang dan konsumen di pasar tradisional. Komunitas ini juga membantu pemerintah daerah Kabupaten Purwakarta khususnya Unit Metrologi Legal dalam memantau dan mendata alat ukur yang digunakan di pasar rakyat.

Ir. Chandrini Mestika Dewi, M.Si, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perdagangan.
Ir. Chandrini Mestika Dewi, M.Si, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perdagangan. (Istimewa)

“Saat ini jumlah tenaga penera yang ada di Kabupaten Purwakarta sangat terbatas untuk melingkupi seluruh wilayah Kabupaten Purwakarta dalam hal pelayanan tera dan tera ulang, serta menyelenggarakan edukasi kepada masyarakat. Kami selanjutnya membentuk Ceu Ati - singkatan dari Cek Ukuran Akurasi Timbangan – yang semula berasal dari komunitas relawan ibu-ibu yang peduli ukuran, takaran, dan timbangan. Ceu Ati ini telah terbentuk sejak tahun 2020 dan hingga saat ini terus membantu Unit Metrologi Legal.” Ujar Anne Ratna Mustika, S.E, Bupati Purwakarta. Terobosan ini sangat diapresiasi dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah, bagaimana komunitas-komunitas konsumen dibangun untuk menumbuhkembangkan budaya tertib ukur yang tidak hanya bermanfaat kan konsumen, tetapi juga bagi pelaku usaha itu sendiri dan tentunya dapat membantu memulihkan ekonomi dengan meningkatkan Pasar Rakyat sebagai pusat perekonomian dan juga bisa mendorong sektor terkait seperti pariwisata.

Ibu Atalia Praratya Kamil, MI.Kom, istri Gubernur Jawa Barat, selaku Duta Pasar Rakyat juara Provinsi Jawa Barat menambahkan bahwa menjadikan konsumen yang cerdas, memahami pentingnya ukuran, takaran, dan timbangan ketika berbelanja di pasar rakyat juga menjadi poin strategis yang harus dilakukan. “Mendorong kegiatan promosi dan penguatan edukasi masyarakat di bidang metrologi legal, dengan harapan masyarakat sebagai konsumen dapat lebih peduli akan haknya untuk memperoleh ketepatan pengukuran, perlu dilakukan. Melalui program Pasar juara Jawa Barat dan Duta Pasar Rakyat Jawa barat, informasi kemetrologian akan diteruskan melalui PKK, komunitas, jabar Bergerak, dan juga akan dilakukan upaya mengajak pengelola pasar untuk mendoroong pemberdayaan konsumen.” Lanjut Ibu Atalia Praratya Kamil.

Anne Ratna Mustika, S.E, Bupati Purwakarta.
Anne Ratna Mustika, S.E, Bupati Purwakarta. (Istimewa)

Dirjen Perlindungan Konsumen & Tertib Niaga (PKTN) Kemendag, Veri Anggrijono ditempat terpisah menyampaikan, ‘’Kementerian Perdagangan melalui Ditjen PKTN terus senantiasa berusaha menjaga daya beli masyarakat dan kepercayaan konsumen dalam bertraksaksi. ‘’Berbagai upaya telah kami lakukan untuk meningkatkan keberdayaan konsumen dan membangun pelaku usaha yang bertanggungjawab dalam transaksi perdagangan. Kegiatan pembinaan, pengawasan pasar dan post-border, edukasi dan sosialisasi terus dilaksanakan demi menjamin terlindunginya konsumen di Indonesia’’ tambah Veri.

Direktur Metrologi, Rusmin Amin.
Direktur Metrologi, Rusmin Amin. (Istimewa)

Direktur Metrologi, Rusmin Amin kembali menegaskan bahwa pemberdayaan terhadap masyarakat khususnya konsumen dan membangun citra pasar tertib ukur merupaka salah satu solusi jitu untuk meningkatkan tertib ukur di daerah dan nasional. “Masyarakat melalui komunitas-komunitas atau yang sering disebut sebagai “Consumer Gorup” perlu terus dibentuk dan diperbayakan sehingga dapat membantu penyelenggaraan kegiatan metrologi legal di daerah. Hal yang tidak mungkin apabila metrologi sudah secara masiif disosialisasikan dan diedukasi, maka budaya tertib ukur akan tumbuh berkembang secara pesat.” Tambah Rusmin Amin. Akhir kata peran penting metrologi ini akan terus digaungkan kepada seluruh masyarakat, pelaku usaha, pemangku kepentingan di pusat dan di daerah melalui sosialisasi dan edukasi yang kita lakukan dengan harapan pada akhirnya dapat mendukung agenda-agenda pembangunan nasional yang bertujuan meningkatkan perekonomian nasional melalui jaminan dalam hasil pengukuran.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved