Breaking News:

Pemkot Bandung Raih Opini WTP Tiga Kali Berturut-turut

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Peme

Istimewa
Pemkot Bandung Raih Opini WTP Tiga Kali Berturut-turut. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020.

Sukses meraih WTP tahun ini, Pemkot Bandung tercatat meraih opini WTP tiga kali berturut-turut di bawah kepemimpinan Wali Kota Oded M Danial dan Wakil Wali Kota Yana Mulyana.

Pemkot Bandung Raih Opini WTP Tiga Kali Berturut-turut
Pemkot Bandung Raih Opini WTP Tiga Kali Berturut-turut (Istimewa)

Hasil penilaian ini disampaikan langsung Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat Agus Khotib kepada Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, dan Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan.

"Alhamdulillah Pemkot Bandung mendapat opini wajar tanpa pengecualian di dalam LHP. Saya kira ini menjadi spirit bagi kita, karena Pemkot Bandung tiga kali mendapat WTP," ujar Oded, di Kantot BPK Perwakilan Jawa Barat, di Jalan Mohammad Toha, Bandung, Jumat ( 21/5).

Oded mengatakan meraih WTP ketiga kali menjadi pemicu Pemkot Bandung untuk bisa mencatat WTP di tahun-tahun berikutnya. WTP juga, kata Oded, sekaligus untuk mendongkrak motivasi untuk terus menyempurnakan kualitas pelaporan agar semakin baik.

"Mudah-mudahan kita bisa terus mempertahankan. Tentu saja yang penting adalah penyempurnaan sistem tata-kelola keuangan di Kota Bandung," ujarnya.

Oded menyatakan kunci sukses Pemkot Bandung menorehkan opini WTP dari BPK secara garis besar berpegang pada soliditas semua organisasi perangkat daerah (OPD). Pengoordinasian di tiap perangkat, kata Oded, dilakukan secara intensif untuk sama-sama menghadirkan laporan keuangan yang akuntabel.

“Alhamdulillah yang jelas kami di Kota Bandung terus membimbing dan mengawal para kepala OPD di dalam tata kelola keuangan. Ketika memiliki semangat dan tujuan, kami menghadirkan kredibilitas dalam pelaksaan penganggaran di Pemkot Bandung,” ujarnya.

Menurut Oded, di tahun 2020 harus ada sejumlah perubahan anggaran berkenaan dengan penanganan pandemi Covid-19. Menurutnya, hal itu tak lantas membuat bingung. Karena, ujar Oded, pihaknya mewanti-wanti agar kecepatan penanganan tetap mengikuti regulasi pengangaran.

“Prinsipnya ketika ada refocusing sebagai amanah yang diberikan pemerintah pusat, kami tetap mengikuti aturan-aturan yang ada,” katanya.

Halaman
123
Penulis: Tiah SM
Editor: bisnistribunjabar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved