Senin, 18 Mei 2026

Indomaret Pasarkan Produk UMKM Kota Bandung

Indomaret menampung kuliner produk Usaha Mikro Menengah Kecil (UMKM) di Kota Bandung. Langkah tersebut diapresiasi positif oleh Wali Kota B

Tayang:
Penulis: Tiah SM | Editor: bisnistribunjabar
Istimewa
Indomaret Pasarkan Produk UMKM Kota Bandung 

TRIBUNJABAR.ID, MINIMARKET Indomaret menampung kuliner produk Usaha Mikro Menengah Kecil (UMKM) di Kota Bandung. Langkah tersebut diapresiasi positif oleh Wali Kota Bandung Oded M Danial. Oded sangat berterima kasih kepada Indomaret yang bersedia menampung produk UMKM Kota Bandung.

Wali Kota Bandung Oded M Danial. Oded sangat berterima kasih kepada Indomaret yang bersedia menampung produk UMKM Kota Bandung.
Wali Kota Bandung Oded M Danial. Oded sangat berterima kasih kepada Indomaret yang bersedia menampung produk UMKM Kota Bandung. (Istimewa)

"Saya minta kepada Indomaret untuk meningkatkan kolaborasi dengan para pelaku UMKM agar maju bersama, karena kalau maju sendiri ingin kaya sendiri tidak enak," ujar Oded saat meluncurkan produk UMKM Kota Bandung, di Indomaret, di Jalan Cokroaminoto, Pasirkaliki, Kota Bandung, Kamis (20/5).

Menurut Oded, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mengembangkan potensi UMKM, khususnya produk kuliner. Kali ini, ujar Oded, produk kuliner UMKM Kota Bandung bisa dipasarkan di minimarket Indomaret.

Berbagai makanan ringan mulai dari keripik dan makanan cepat saji tersedia di gerai tersebut.

Oded mengatakan tidak kurang dari 26 produk yang dihasilkan 20 UMKM binaan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung dijual Indomaret.

Dari 20 UMKM, kata Oded, 10 UMKM menghasilkan produk yang masuk ke gerai-gerai Indomaret di wilayah Jawa Barat. Makanan tersebut juga bisa dibeli di 15 gerai yang berada di Kota Bandung dan sekitarnya.

"Mang Oded mengapresiasi. Ini sebagai bentuk kolaborasi dan kerja sama Indomaret dengan UMKM Kota Bandung. Ini harus dikembangkan," ujar orang nomor satu di Kota Bandung ini.

Oded mengatakan pihaknya mendorong pelaku UMKM untuk terus berupaya menghasilkan produk terbaik bagi konsumen. Kerja sama dengan Indimaret, ujar Oded, harus dijadikan semangat agar lebih giat dalam berinovasi.

"Kerja sama ini jadikan momentum untuk meningkatkan spirit kita agar ke depannya UMKM di Bandung bisa meningkat," katanya. Oded meminta dinas terkait untuk lebih masif membimbing dan membina UMKM. Sehingga produk UMKM lebih berkembang.

Setelah meresmikan kerja sama tersebut, Oded berbelanja berbagai makanan ringan khas UMKM Kota Bandung senilai Rp 107.000.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan Disdagin Kota Bandung akan terus memfasilitasi UMKM Kota Bandung untuk bisa masuk ritel atau toko modern. "Ini fasilitasi antara UMKM Kota Bandung dengan ritel atau toko modern, yang di dalamnya ada supermarket maupun minimarket," ujar Elly.

Elly mengatakan bulan kemarin pihaknya melenggarakan fasilitasi kemitraan untuk 200 pelaku UMKM Kota Bandung baik craft sampai modern. Seperti di Yogya, Indomaret, dan Borma. Langkah tersebut, ujar Elly, salah satu bentuk aktualisasi bahwa Disdagin menginginkan ritel di Bandung memprioritaskan produk pelaku usaha kota Bandung.

Menurut Elly, ada standardisasi bagi produk yang ingin masuk ke ritel dan toko modern, khususnya produk kuliner. Standardisasi itu, kata Elly, di antaranya perizinan produksi, komposisi gizi, dan batas kedaluwarsa.

"Standardisasi jelas ada, semacam Perizinan Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), label halal, nutrition facts atau kandungan nutrisi, sampai batas kedaluwarsa. Itu tergantung toko ritelnya," kata Elly.

Branch Manager Indomaret Cabang Bandung Dedi Yusup Apriadi berharap produk UMKM Kota Bandung terus bertambah. Hal itu, ujar Dedi, agar produk makanan yang ada di gerai semakin variatif.

"Harapannya terus harus bertambah. Karena kalau ingin bertambah syaratnya harus jelas. Jadi ada sertifikasi halal dan kerja sama dengan Disdagin," kata Dedi.

Jika produk meningkat dan masuk wilayah Bandung Raya, ujar Dedi, omzetnya pun akan lebih baik. "Omzetnya kalau masuk Bandung Raya harusnya bersaing dan bagus," katanya.(tiah sm/adv)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved