Breaking News:

Tempat Wisata di Bandung Tutup, Begini Kondisi Destinasi Wisata di Kabupaten Bandung

Meski tempat wisata di Bandung ditutup namun destinasi wisata di Kabupaten Bandung tetap dibuka untuk wisatawan

tribunjabar/putri puspita
Serunya Wisata Foto dan Memberi Makan Rusa di Ranca Upas, Kesejukan dan Kesegaran Alam 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Tempat wisata di Kota Bandung ditutup, tak berpengaruh terhadap jumlah kujungan ke tempat wisata yang ada di Kabupaten Bandung, khusunya wilayah Rancabali.

Cluster Manager Kawah Putih, Rancaupas, dan Patuha Resort , Trisna Mulyana, mengungkapkan melihat di lapangan karena penutupan tempat wisata di Kota Bandung hari ini, belum terlihat efek yang signifikan dengan meningkatnya pengunjung.

"Bahkan menurut saya, ini pun lebih rendah di banding kunjungan di hari Sabtu kemarin, jadi tidak ada efek yang signifikan," kata Trisna, saat ditemui di Rancaupas, Kabupaten Bandung, Minggu (23/5/2021).

Baca juga: Bukan Sekedar Kemping, Wisata Alam Ini Juga Sediakan Tenda Bulan Madu, Ada Camp Movie Juga Loh

Menurut Trisna, yang datang ke Rancaupas dari pagi hingga sore sekarang hampir  60 persennya dari luar Bandung.

"Kalau lihat tren memang kunjungan itu bertahan puncaknya ada di dua hari sampai tiga hari pasca lebaran. Untuk Kawah Putih kemarin pengunjung sekitar 1200 orang,  untuk Rancaupas sekitar 1600 orang, sekarang menurun sekitar 20 persen," katanya.

Trisna mengatakan, tentu jumlah tersebut masih terkendali, itu jumlah yang sangat normal di tengah pandemi Covid yang harus  menerapkan protokol kesehatan seperti ini.

"Batasan kami adalah 50 persen dari batasan normal. Kapasitas Kawah Putih contohnya  sekitar 7500, kita kan ada di sekitar 1500 pengunjung itu masih jauh dari kapasitas 50 persen," tuturnya 

Baca juga: Objek Wisata di Purwakarta Buka Lagi Mulai Hari Ini Setelah Ditutup Sepekan

Sedangkan di Rancaupas, kapasitasnya 8000 orang, pembatasan kapasitas 50 persennya akibat pandemi jadi di  4000 pengunjung. 

"Kunjungan tertingi ada di hari Sabtu pasca lebaran, ada disekitar hampir 3000 pengunjung," ucapnya.

Begitu juga dengan Pengelola Glamoing Lakeside, Marcelinus, meski tempat wisata di Kota Bandung diutup, pengunjung Glamping tak ada peningkatan.

"Pengunjung tak ada peningkatan, seperti weekand biasa saja," kata Marcel, saat dihubungi melalui telpon selulernya.

Walaupun kata Marcel, jika di bawah padat, di Gamping biasa saja.

"Sebab memang Glamping berada di ujung (area wisata Rancabali)," ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved