Pilkades Serentak di Majalengka, Warga Mulai Penuhi TPS
Di TPS 01 Desa Ligung, warga mulai memadati pintu masuk TPS. Mereka antre untuk mendapatkan panggilan menuju ke bilik yang telah disediakan.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Sejumlah warga mulai memadati Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Majalengka, Sabtu (22/5/2021).
Pantauan Tribun di TPS 01 Desa Ligung, warga mulai memadati pintu masuk TPS.
Mereka antre untuk mendapatkan panggilan menuju ke bilik yang telah disediakan.
Baca juga: Mitos Andaru, Mitos yang Dipercaya Masyarakat Majalengka saat Momen Pilkades, Ditunggu-tunggu Timses
Sebelumnya, para pencoblos juga dicek suhu tubuh, menggunakan sarung tangan dan mencuci tangan.
Salah satu warga, Munadi (48) mengatakan, ia sangat antusias untuk memilih pemimpin untuk periode mendatang di desanya.
Oleh karena itu, sejak pagi ia sudah mulai mendatangi TPS yang mendata dirinya.
"Iya dari pagi, alhamdulilah sudah ada pilihannya," ujar dia, Sabtu (22/5/2021).
Ia menyebut, panitia dapat melaksanakan prokes dengan baik.
Sebab, tadi ia sempat tak membawa masker, namun langsung diberi oleh panitia.
"Bagus baik prokesnya, tadi juga saya dikasih masker," ucapnya.
Sementara, Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana memantau langsung jalannya pemungutan suara di TPS tersebut.
Ia pun mengapresiasi jalannya proses pemungutan suara yang lancar dan sesuai ketentuan prokes.
"Masyarakat juga sangat antusias ya, meski saat ini masih Pandemi. Tak mengurungkan niat masyarakat untuk memilih calon pemimpinnya," jelas Tarsono.
Baca juga: H-1 Pilkades Serentak di Majalengka, Sejumlah TPS Ditutup Rapat, Buka Besok Pagi
Pemungutan suara sendiri akan berakhir pukul 13.00 WIB.
Selanjutnya, penghitungan suara akan langsung dilakukan untuk mengetahui suara terbanyak.
Untuk informasi, Kecamatan Ligung menjadi daerah dengan jumlah desa terbanyak dalam melaksanakan Pilkades.
Sebanyak 10 desa dari 19 desa yang menggelar pesta demokrasi tersebut.
