Minggu, 12 April 2026

Mahasiswa Papua Minta Pemerintah Tarik Pasukan Militer dari Papua, Ini Alasannya

Mahasiswa Papua di Bandung meminta pemerintah menarik pasukan militer dari tanah Papua

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Siti Fatimah
Mahasiswa Papua di Bandung meminta pemerintah menarik pasukan militer dari tanah Papua 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Presiden Joko Widodo diminta menarik pasukan militer dari operasi di puncak Papua Intan Jaya dan Ndunga. Demikian disampaikan Pilamo, salah satu koordinator aksi dalam unjuk rasa mahasiswa Papua, di Jalan Merdeka, Kota Bandung, Jumat (21/5/2021). 

"Kami mewakili rakyat Papua perlu untuk menyampaikan aspirasi ini kepada rakyat Indonesia bahwa hari ini di Papua tidak baik-baik saja, apa yang dialami oleh saudara kita di Palestina, juga dialami oleh warga kita di Papua," ujar Pilamo. 

Pilamo menilai jika Pemerintan lebih peduli terhadap nasib warga negara lain ketimbang warga di negaranya sendiri. 

Baca juga: Mahasiswa Papua di Bandung Gelar Unjuk Rasa, Sampaikan Sembilan Tuntutan

"Itu bisa terbukti bahwa hari ini masih melakukan operasi militer di puncak Papua intan Jaya dan Ndunga dan masih ada pengungsi yang belum dievakuasi," katanya. 

Selain itu, Pilamo juga meminta agar Pemerintah menghapus stigma teroris terhadap rakyat Papua

"Cabut label terorisme pada Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang bukan teroris, mereka adalah bagian dari perjuangan bangsa papua," ucapnya. 

Berikut ini sembilan poin tuntutan aksi mahasiswa Papua.

Baca juga: Jenazah 2 TNI yang Gugur karena Dibacok di Papua Diterbangkan ke NTT dan Ambon, Kampung Halaman

1. Tolak Otsus jilid I dan DOB di seluruh tanah papua dan seluruh manufer Jakarta terhadap rakyat Papua segera buka ruang demokratis bagi rakya Papua 

2. Segera bebaskan Viktor Yeimo (Jubir Internasional PRP) dan Ruland levi dan kawan-kawan lainnya. 

3. Segera hentikan konflik bersenjata antara Papua dan Indonesia dan hentikan stigma terorisme untuk rakyat Papua 

4. Tarik militer organik dan non organik (TNI/PORLI) dari wilayah Papua 

5. Segera buka akses jurnalis Indepen ke Papua 

6. Segera Berikan Hak menentukan nasib sendiri sebagai solusi demokratis bagi rakyat Papua

7. Hentikan pemblokiran jaringan internet di papua dan papua barat. 

8. Stop operasai Militer di daerah ndugama,intan jaya,puncak papua dan diseluruh tanah papua pada umumnya 

9. Hentikan doktrinisasi yang dilakukan oleh militer indonesia di maybrat dan di seluruh tanah papua. 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved